Sabtu, 25 September 2021

Tiga Kali Pukul dengan Linggis, Tersangka Sebut Kepala BPBD Merangin Tak Langsung Tewas

Sabtu, 31 Juli 2021 | 22:12:25 WIB


Tersangka pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin usai ditangkap Tim Resmob Polda Jambi dan Opsnal Polres Merangin di wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan
Tersangka pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin usai ditangkap Tim Resmob Polda Jambi dan Opsnal Polres Merangin di wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan / istimewa

JAMBI - Redian Tubagus Rangga (28), warga Desa Sungai Kapas, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin berhasil ditangkap polisi. Ia mengaku telah menghabisi nyawa Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin, Syafri.

Sempat melarikan diri usai kejadian, Redian berhasil ditangkap tim gabungan Resmob Polda Jambi bersama Tim Opsnal Polres Merangin di wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan, Jumat (30/7).

Baca juga  : Dipukul Pakai Linggis, Ini Kronologis Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin

Berdasarkan rekaman video yang diperoleh Metrojambi.com, tersangka Redian mengaku membunuh korban sekira pukul 01.00 WIB, Kamis (29/7) dini hari. Saat kejadian, ia hanya berdua bersama korban di rumah.

Dalam rekaman video tersebut, Redian mengaku membunuh korban dengan cara memukuli kepala pejabat Pemkab Merangin itu menggunakan linggis.

"Saya pukul dua kali di kepala. Setelah jatuh saya pukul lagi sekali. Lalu saya seret ke kamar mandi, kemudian saya tinggalkan," ujarnya.

Menurut Redian, meski sudah dipukul tiga kali, korban tak langsung tewas. Itu ia ketahui karena sekitar pukul 03.00 WIB ia sempat mengecek keadaan korban.

"Sekitar jam tiga pak Syafri masih hidup. Masih (terdengar, red) ngorok," ungkap Redian.

Baca juga : Ini Motif Sementara Pelaku Bunuh Plt Kepala BPBD Merangin

Redian mengaku bekerja menjaga rumah korban, mulai dari korban berangkat kerja hingga pulang ke rumah.

"Kadang saya bawa anak dan istri untuk menemani saya (menjaga rumah korban, red)," tandasnya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan membeberkan kronologis atau awal mulanya kejadian.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi Kamis (29/7/2021) sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya pelaku bersama korban mengobrol tentang pekerjaan di rumah majikannya itu.

Korban menanyakan pendapatan hasil getah karet di kebun miliknya. Yang dijawab Redian tidak mendapatkan getah karena semaknya tinggi.

Setelah itu, menurut penjelasan pelaku kepada polisi, korban memarahi dirinya. "Korban mengatakan "manggai nian kau ni masak kau dak dapat getah"," kata Kaswandi kepada wartawan.

Baca juga : Polda Jambi Benarkan Pelaku Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin Sudah Ditangkap

Korban juga ngomel tentang sapi yang hilang sehingga pelaku naik pitam. Redian kemudian mengambil linggis di dekatnya. Ketika korban berjalan ke garasi, ia langsung memukulkannya ke kepala korban.

"Korban terjatuh dengan kepala berdarah.  Lalu pelaku menyeret korban ke dalam kamar mandi," ungkapnya.

Setelah menghilangkan nyawa Syafri, pelaku Redian kemudian mengambil barang korban berupa sepeda motor Honda Scoopy warna putih.

"Ia kabur ke daerah Prabumulih memakai sepeda motor korban. Sempat mengambil uang korban Rp 5 juta dan handphone A53," beber Kaswandi.

Kaswandi mengatakan atas kejadian ini petugas selain mengamankan pelaku juga mengamankan barang bukti seperti 1 (satu) buah linggis, 1 (satu) unit SPM scoopy warna putih Sisa Uang Rp.446.000 (empat ratus empat puluh enam ribu rupiah), lakaian yang dipakai pada saat melakukan, 1 (satu) unit Handphone korban merk Oppo.

"Pelaku saat ini telah dibawa ke Polres Merangin guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments