Sabtu, 25 September 2021

Sebulan Terakhir Kerap Terjadi Kebakaran di Sarolangun

Senin, 02 Agustus 2021 | 14:25:46 WIB


Petugas saat memantau lokasi Karhutla
Petugas saat memantau lokasi Karhutla / dok/metrojambi.com

SAROLANGUN - Tim Satgas Karhutla mencatat, dalam satu bulan terakhir ini, kerap terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Kepala Daops Manggala Agni Sumatera Xlll, M Hakim mengatakan, beberapa titik panas yang berhasil dipadamkan itu berada di tiga kecamatan.

Pertama di Kecamatan Sarolangun, tepatnya di Desa Bernai Luar dengan luasan lahan yang terbakar lebih kurang 0,2 hektar.  Kelurahan Aur Gading 2,7 hektar di empat lokasi berbeda dan Desa Ujung Tanjung dua lokasi dengan total luas 4 hektar.

"Kecamatan CNG, dusun Slembau, Desa Lubuk Resam 0,4 hektar dan Kecamatan Bathin Vlll Desa Teluk Mancur 3 hektar di dua lokasi," katanya, Minggu (1/8).

Hakim menyebutkan, peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir atau di bulan Juli 2021. "Sebulan ini lah. Cuma yang di Bernai Luar kayaknya akhir Juni," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun Yen Aswadi menjelaskan, status saat ini telah beralih menjadi siaga Karhutla.

"Berdasarkan hasil rapat kemarin untuk status telah beralih menjadi siaga Karhutla. Untuk penetapan status, kita mendapat informasi dari BMKG," ungkapnya.

Peningkatan status tersebut juga telah melalui kesepakatan. Selain itu, berdasarkan informasi dari BMKG cuaca saat ini telah memasuki musim kemarau.

"Cuaca kemarau baru saja mulai, lebih rinci dari Juli, Agustus hingga September akan terjadi kemarau," tutupnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments