Minggu, 28 November 2021

Dinkes Sarolangun Belum Ajukan Pencairan Insentif Nakes

Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:14:13 WIB


Kepala BPKAD Sarolangun, Ema Liasari
Kepala BPKAD Sarolangun, Ema Liasari / Metrojambi.com/Mario Dwi Kurnia

 SAROLANGUN - Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sarolangun masih belum mengajukan pencairan dana untuk pembayaran insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes).

Keterlambatan pengajuan pembayaran insentif nakes tersebut rupanya berimbas bagi pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Kepala Badan Perencanaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sarolangun, Ema Liasari mengatakan, untuk pencairan TPP semester dua harus mencantumkan izin laporan terlebih dahulu.

"Untuk pencairan TPP semester dua, itu harus mencantumkan izin laporannya. Tapi itu bisa direalisasikan kalau pembayaran insentif nakes sudah clear," kata Ema, Rabu (18/8).

Lebih lanjut Ema mengatakan, jika terhitung dari semester satu, Dinkes Sarolangun masih belum melakukan pengajuan insentif nakes tersebut.

"Untuk yang semester satu ini belum ada pengajuan dari Dinkes dan kita masih menunggu mungkin masih proses di Dinkes," katanya.

Menurut Ema, saat ini Dinkes Sarolangun masih melakukan verifikasi data terkait usulan-usulan dari tenaga kesehatan. "Karena di Dinkes juga masih melakukan verifikasi terkait dengan usulan-usulan dari Puskesmas, rumah sakit umum dan mungkin yang terkait lah dengan penanganan Covid," jelasnya.

Selain itu, akibat keterlambatan ajuan pencairan insentif tersebut. Ema melanjutkan berimbas pada pencairan TPP bagi seluruh ASN.

"TPP akan dicairkan setelah clear intensif nakes semua. Jadi kita harapkan insentif nakes segera terealisasi," ungkapnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments