Jumat, 22 Oktober 2021

Bupati dan Kapolres Muarojambi Ajak Warga SAD untuk Divaksin

Jumat, 20 Agustus 2021 | 07:47:16 WIB


Kapolres dan Bupati Muarojambi, saat mengunjungi rumah warga orang rimba atau Suku Anak Dalam untuk divaksin
Kapolres dan Bupati Muarojambi, saat mengunjungi rumah warga orang rimba atau Suku Anak Dalam untuk divaksin /

 JAMBI - Bupati Muarojambi, Masnah Busyro dan Kapolres, AKBP Yuyan Priatmaja mendatangi rumah warga orang rimba atau Suku Anak Dalam (SAD)  mengajak mereka agar bersedia divaksin.

"Kegiatan ini dilakukan karena masih ada orang rimba atau SAD yang tidak mau divaksin sehingga kami harus melalukan vaksinasi langsung dengan pola mendatangi rumah warga khususnya SAD untuk kami vaksinasi di Desa Nyogan, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi," kata Kapolres Muarojambi, AKBP Yuyan Priatmaja, Jumat (20/8).

Tim langsung mendatangi rumah warga SAD, memberikan sosialisasi secara humanis mengenai pentingnya vaksinasi untuk menghindari Covid-19.

Para petugas kesehatan bersama bupati dan kapolres melakukan penyuntikan warga SAD di rumah-rumah yang tidak jauh dari gerai pelaksanaan suntik vaksin yang diadakan Polres Muarojambi.

Setelah tim melakukan sosialisasi sekitar 30 menit, Tumenggung SAD Desa Nyogan menjadi orang pertama menerima suntikan. Kemudian, warga SAD yang lain ikut serta untuk divaksin.

Salah satu warga Suku Anak Dalam (SAD) Rina, yang tinggal di Dusun Nyogan, Kecamatan mengapresiasi terhadap program Polri tentang vaksinasi massal di desanya.

Dirinya juga mengajak tetangga dan keluarganya untuk mau disuntik vaksin, karena vaksin gratis alias tidak ada biaya sepeserpun.

"Aku sudah disuntik vaksin pertama, rencana mau ajak keluarga untuk divaksin, karena tidak ada gejala apa-apa, biasanya saja," katanya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan  Kapolres Muarojambi yang juga telah memberikan bantuan berupa paket sembako.

"Tidak ada paksaan dan sekali lagi terima kasih Pak Kapolres yang telah memberikan bantuan paket sembako terhadap kami," katanya.

Sementara itu, Bupati Muarojambi Masnah Busro mengatakan ada sebagian masyarakat masih takut untuk divaksin, namun, tetap melakukan sosialisasi dibantu oleh semua tenaga kesehatan dan Kapolres sudah meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksinasi tidak ada efek dan tidak sakit.

"Vaksin itu bagus tidak ada efek, mudah-mudahan masyarakat lain di desa ini kita dorong untuk 100 persen divaksin," kata Masnah.

Bupati menyampaikan pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Nyogan, Kecamatan Mestong ini dilaksanakan oleh Polres Muarojambi dan mengapresiasi kepada Kapolres yang gencar melaksanakan vaksinasi untuk warga.

Sementara itu, Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja mengatakan pihaknya terus berupaya mengajak warga SAD untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi.

Meskipun, masih ada yang tidak mau divaksin pihak Polres Muarojambi tidak menyerah dan terus mensosialisasikan agar seluruh warga SAD di Muarojambi dapat divaksin.

"Banyak warga SAD yang tidak mau disuntik vaksin, tetapi kita tidak menyerah, kita berikan sosialisasi pentingnya vaksinasi dan dibujuk agar warga ini mau divaksin," kata Yuyan.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di Desa Nyogan, Kecamatan Mestong sendiri, kata Yuyan, warga sangat antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi. Bahkan, kegiatan belum dimulai warga sudah banyak yang mengantri dengan menerapkan protokol kesehatan untuk segera disuntik vaksin.

"Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi warga Desa Nyogan sangat antusias dan warga SAD sebagian sudah ada yang mau divaksin. Kita akan melakukan kegiatan vaksinasi ini secara bertahap," kata Yuyan.


Penulis:
Editor: Metrojambi.com
Sumber: Antara

TAGS:


comments