Selasa, 26 Oktober 2021

Diduga Karena Masalah Politik, Bupati Bungo Mutasi Puluhan ASN

Minggu, 22 Agustus 2021 | 18:43:44 WIB


Kepala BKPSDM Kabupaten Bungo, Wahyu Sarjono
Kepala BKPSDM Kabupaten Bungo, Wahyu Sarjono / Metrojambi.com

 MUARABUNGO - Sebanyak 30 orang lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bungo dimutasi oleh Bupati Bungo, Mashuri. Perombakan ini dilakukan kepada staf di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengisi posisi kosong pada instansi lainnya.

Namun yang menjadi perhatian masyarakat, pemindahan terhadap staf tersebut untuk  penempatan di kecamatan-kecamatan yang jauh, seperti di Kecamatan Bathin III Ulu, Kecamatan Tanah Tumbuh, dan Kecamatan Jujuhan.

Mantan anggota DPRD Bungo, Syarkoni Syam menduga pemindahan terhadap puluhan ASN tersebut merupakan bagian dari dendam politik beberapa waktu lalu.

"Yang dipindahkan ke kecamatan itu sebagian besar merupakan keluarga dari tim yang tidak mendukung Bupati terpilih pada Pilkada yang lalu. Termasuk istri saya," kata Syarkoni, mantan Direktur Pemenangan SZ-Erick tersebut.

Hal ini sangat disayangkan oleh Syarkoni. Ia menyebut jika pemindahan tersebut atas dasar dendam politik. "ASN itu tidak ikut terlibat dalam politik, yang ikut politik itu kami," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupatrn Bungo, Wahyu Sarjono menyangkal mutasi terhadap puluhan ASN tersebut atas dasar politik 2019 lalu.

Wahyu menyebut pemindahan terhadap ASN yang tidak memiliki jabatan merupakan hak dari daerah sendiri. Jadi, pemindahan tersebut bentuk dari penyegaran dan pengisian posisi kosong disebuah instansi.

Alasan lain disebutkan Wahyu, kerena Kabupaten Bungo sudah lima tahun tidak menerima ASN Administrasi, sementara yang pensiun itu terus. Sehingga terjadi banyak kekurangan di staf administrasi beberapa perangkat daerah.

"Selagi dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Bungo setiap ASN harus siap ditempatkan dimana saja," kata Wahyu.

Wahyu juga menyebut jika ASN yang dipindahkan merasa keberatan makan ASN tersebut tidak laham dengan tugasnya atau lupa dengan hakikat seorang ASN.

"Regulasi pun tidak ada yang melarang terhadap pemindahan ASN non jabatan," tutupnya.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments