Selasa, 28 September 2021

Sembilan Pasien Isoman Meninggal Dunia

Kamar Isolasi Penuh, Ditolak Masuk RSUD STS

Selasa, 24 Agustus 2021 | 09:23:25 WIB


Kepala Dinkes Tebo, Riana Elizabeth
Kepala Dinkes Tebo, Riana Elizabeth / Metrojambi.com

 MUARATEBO – Isolasi mandiri di rumah berisiko tinggi terhadap pasien Covid-19. Di Kabupaten Tebo, dalam sebulan terakhir tercatat sembilan pasien Covid-19 yang sedang isoman meninggal dunia. 

Sembilan pasien yang meninggal dunia itu terdata di Kecamatan Rimboulu, Rimbobujang dan VII Koto. Kepala Dinkes Tebo, Riana Elizabeth mengungkapkan, semua pasien meninggal dunia dengan gejala sesak nafas.

“Pasien ini mengalami gejala sesak nafas saat memeriksakan diri ke puskesmas. Pihak puskesmas merujuk untuk dirawat ke rumah sakit. Namun, pihak rumah sakit  menolak sehingga mereka pulang,” ungkap Riana, Senin (23/8).

Riana mengatakan, setiap pasien isoman mempunyai cerita masing-masing. Salah satunya warga dari Jawa yang bertamu ke Rimbobujang. Karena sakit, pasien itu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Taha Saipuddin (RSUD STS) Tebo.

Namun, tidak diindahkan. “Kemudian mereka pergi ke rumah sakit  swasta di Bungo. Ketika dites PCR, diketahui positif Covid-19. Setelah sehari kembali ke rumah, pasien meninggal dunia,” ucapnya.

Direktur RSUD STS Tebo Oktavieni tidak membantah hal tesebut. Memang ada penolakan terhadap pasien karena ruangan perawatan isolasi di rumah sakit penuh.

“Kita rekomendasikan untuk dirujuk (ke rumah sakit lain, red), namun tidak diketahui alasannya pihak keluarga menolak dan memilih pulang,” katanya.

Menurut Oktavieni, ruangan penuh  karena ada 15 pasien yang sedang dirawat karena Covid-19. Diakuinya, RSUD STS tidak mampu menampung pasien yang seharusnya mendapat perawatan khusus.

Rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun di rumah sakit tersebut baru diaktifkan pada Senin (23/8). Dari 32 kamar yang tersedia, rusunawa mampu menampung 64 pasien Covid-19 yang sebelumnya menjalani isoman.

“Rusunawa baru diaktifkan hari ini. Sebenarnya masih banyak kelengkapan yang harus dipenuhi,” pungkasnya.


Penulis: mok
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments