Selasa, 19 Oktober 2021

Pedagang Minta Pengawasan Harga di Pasar Diperketat

Senin, 13 September 2021 | 10:26:08 WIB


/ Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Pedagang di pasar tradisional Kabupaten Sarolangun mengeluh ke pemerintah soal kesetaraan harga. Pedagang meminta agar pengawasan di pasar dapat diperketat.

Saipul, salah satu pedagang Pasar Atas Sarolangun, mengungkapkan, ada ketidaksetaraan harga yang diberikan oknum agen kepada pedagang.

Menurutnya, akibat perlakuan kurang sportif yang dilakukan oknum agen tersebut, sangat merugikan pedagang.

"Contohnya agen ngasih kami barang dengan harga Rp 36 ribu. Setelah mereka masok harga segitu, mereka buka lapak sendiri menjual barang dengan harga segitu juga. Ini kan merugikan kami pedagang kecil," ujarnya, Senin (13/9).

Dikatakannya lagi, sangat diperlukan peran serta ketegasan pemerintah daerah untuk dapat mengatur langkah yang ada dipasaran.

"Tidak hanya soal harga yang tidak jelas, bongkar muat mobil barang juga kadang sangat mengganggu. Belum ada dinas terkait menertibkan hal tersebut," ungkapnya.

Ke depan, ia meminta ada pengawasan dari pemerintah terhadap agen yang merugikan pedagang kecil tersebut. "Tertibkan, apalagi kondisi pandemi seperti saat ini, tentu sangat mempengaruhi penghasilan pedagang," ungkapnya.

Selama ini, kata Saipul belum ada pengawasan dari pemerintah. "Sejauh ini belum ada dinas terkait melakukan pengawasan soal harga di lapangan," katanya lagi.

Terpisah, Kepala Dinas Perindagkop Sarolangun, Kasyadi menerangkan, bahwa pihaknya akan segara turun langsung ke lapangan untuk mengkroscek.

Kasyadi menyebutkan, pihaknya rutin setiap minggu melakukan pemantauan harga di pasaran. "Mungkin pedagangnya belum ketemu dengan petugas kita di lapangan, sehingga belum diketahui. Besok saya akan panggil agar di cek kebenarannya," jelasnya.


Penulis: Mario Dwi Kenia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments