Selasa, 30 November 2021

Beredar Surat Pj Sekda Protes Bupati Merangin, Sebut Pelantikan Pejabat Langgar Aturan

Selasa, 14 September 2021 | 09:02:01 WIB


Salinan surat pengunduran diri dan pernyataan sikap Muktamar Hamdi.
Salinan surat pengunduran diri dan pernyataan sikap Muktamar Hamdi. / dokumentasi - Metrojambi.com


Sedangkan salinan surat kedua yang didapat Metro Jambi berisi pernyataan pengunduran diri Muktamar dari Pj Sekda pada 6 September 2021. Dia menyatakan mundur karena “saya tidak dapat bekerja secara optimal dalam sistem tata kelola pemerintahan di Kabupaten Merangin saat ini”.

Bila surat pertama tanpa tembusan, surat pengunduran diri ini ditembuskan ke Gubernur Jambi, Ketua DPRD Merangin dan Kepala BKN Regional VII Palembang. Kedua surat dibuat dengan kop Sekretariat Daerah Merangin.

Menariknya, sehari setelah Muktamar mengundurkan diri, dalam posisi tanpa Pj Sekda, Bupati Mashuri kembali mengangkat, memindahkan dan memberhentikan sejumlah pejabat. Sebanyak 40 pejabat dilantik pada posisi baru pada Selasa (7/9).

Bupati Merangin Mashuri sempat mengklarifikasi bahwa pengunduran diri Muktamar tidak terkait dengan permasalahan di pemerintahan yang dimpimpinnya.

Katanya, masa jabatan Muktamar sebagai Plt Sekda Merangin sudah habis. Muktamar dilantik pada 14 Juni 2021. Mashuri sempat menawarkan untuk diperpanjang, tetapi Muktamar menolak.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Merangin Nasution tak banyak berkomentar soal ini. Dia hanya menjelaskan bahwa pelantikan pejabat eselon II ke bawah tidak harus melalui Baperjakat, tetapi atas putusan tim penilaian.


Penulis: mrj/chy
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments