Rabu, 20 Oktober 2021

Heli Water Bombing Dikirim Padamkan Api Sumur Minyak Ilegal di Areal PT AAS    

Senin, 20 September 2021 | 09:54:19 WIB


Asap tebal dari lokasi kebakaran sumur minyak di PT AAS.
Asap tebal dari lokasi kebakaran sumur minyak di PT AAS. / Dok - Metrojambi.com

JAMBI – Lokasi pengeboran minyak ilegal dalam konsesi PT Agronusa Alam Sejahtera (PT AAS) di Kecamatan Bajubang, Batanghari, Sabtu (18/9), terbakar hebat. Hingga Minggu (19/9) sore, kobaran api dan asap tebal masih terlihat di lokasi.

Baca juga : Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Areal PT AAS Sebabkan Dua Hektare Lahan Terbakar

Seorang sumber di lokasi PT Reki yang bertetangga dengan PT AAS melaporkan bahwa pagi ini, Senin (20/9), asap masih terlihat di lokasi kebakaran. Sepertinya upaya pemadaman terkendala karena api terus merambat membakar hutan di sekitarnya.

Baca juga : Sumur Minyak Ilegal di Areal HTI PT AAS Terbakar, Tiga Hari Belum Padam

Informasi dari lapangan, dua helikopter sudah dikirim untuk melakukan water boombing ke lokasi kebakaran. “BPBD Batanghari dan BPBD Provinsi Jambi telah mengcek lokasi. Ada dua helikopter dikerahkan selama empat jam beroperasi,” ungkap Bahroji, anggota TRC BPB Batanghari.

Kebakaran terjadi Sabtu (18/9) sekitar pukul pada 05.45 WIB. Seorang pekerja tambang minyak ilegal, yang diketahui bernama Hasanudin (41), warga asal Pringsewu, Lampung, dilarikan ke RSUD Sungaibahar dengan kondisi luka bakar 80 persen di tubuhnya.

Baca juga : Seorang Oknum Polisi Diamankan Terkait Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Areal PT AAS

Informasi terakhir, Hasanudin dilarikan ke RS Bhayangkara, Jambi. “Betul, kejadiannya kemarin. Satu orang jadi korban. Kejadian di KM 51 dalam wilayah konsesi PT AAS,”  ujar pejabat humas PT AAS, T Siahaan, Minggu (19/9) sore.

Polres Batanghari maupun Polda Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.


Penulis: chy
Editor: Joni Rizal



comments