Selasa, 19 Oktober 2021

Gubernur Al Haris Salut dengan Koperasi Perkasa Nalo Tantan

Kamis, 23 September 2021 | 00:09:02 WIB


Ahmad Fahmi (berbatik, tengah) bersama Gubernur Al Haris.
Ahmad Fahmi (berbatik, tengah) bersama Gubernur Al Haris. / Dok - Metrojambi.com

BANGKO - Gubernur Jambi Al Haris menyatakan kekagumannya atas keberhasilan Koperasi Perkasa Nalo Tantan Merangin. Bahkan, Haris berkunjung langsung setelah mendapat kabar bahwa koperasi tersebut memperoleh bantuan dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian.

Haris berkunjung ke koperasi tersebut pada Senin siang (20/9), sekitar pukul 11.30 WIB. Mantan Bupati Merangin dua periode ini tiba di kantor koperasi tersebut di Km 5 Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan,  disambut langsung Manager Group Koperasi Perkasa Nalo Tantan Bripka Ahmad Fahmi, SH, MH.

Kunjungan Haris lebih awal dari acara launching bantuan secara resmi yang digelar pada Rabu (22/9). Inilah pertama kalinya koperasi pertanian kelapa sawit mendapat bantuan dana pengembangan sarana dan prasarana senilai Rp 3,37 miliar plus satu unit alat berat jenis backhoe loader.

Di sela kunjungan, Haris menuturkan niatnya mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit milik Koperasi Perkasa Nalo Tantan dengan membangun pabrik kelapa sawit.

“Kita sangat bangga dengan Koperasi Perkasa Nalo Tantan. Meskipun lokasinya berada di pelosok, koperasi ini tetap bisa menunjukkan prestasi dan kualitasnya dalam mengembangkan usahanya,” ujar Haris.

“Ke depan, kita juga mendorong kepada Koperasi Perkasa Nalo Tantan untuk membangun pabrik pengolaan kelapa sawit berikut limbahnya,” sebutnya.

Menurut Haris, pengembangan koperasi di bidang perkebunan kelapa sawit memilikk peluang besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Asalkan koperasi ini berjalan dengan baik, saya selaku Gubernur Jambi mewakili pemerintah pusat tentu akan memberikan bantuan untuk pembinaan dan pembangunan infrastruktur penunjang,” pungkasnya.

 

Dari ISPO ke Bantuan Sarpras

Koperasi Perkasa Nalo Tantan dimanajeri oleh Ahmad Fahmi. Selain sukses membawa bantuan dari Kementerian Pertanian, dia juga mampu membawa koperasi ini mendapatkan sertifikat ISPO pada 2019.

Pria yang akrab disapa Bang Fahmi itu berkisah, perjuangannya dimulai pada 2017. Kala itu, Koperasi Perkasa Nalo Tantan yang dia rintis beranggotakan 70 orang petani dengan luas lahan 350 hektar.

Berkat kegigihannya, dia berhasil melakukan kesepakatan dengan PT Wilmar Group yang siap memberikan pendampingan hingga meraih Sertifikat ISPO dengan prinsip pertanian berkelanjutan dengan kualitas hasil pertanian yang diakui dunia.

Usai memegang Sertifikat ISPO, Koperasi Perkasa Nalo Tantan pun mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Merangin untuk mendapatkan bantuan pertanian dari pemerintah pusat.

Pada 2020, Koperasi Perkasa Nalo Tantan yang anggota telah mencapai 532 petani, dengan luas lahan 2.490 hektar, mengajukan usulan bantuan ke Kementerian Pertanian. Usulan itu kemudian terealisasi pada tahun 2021 berupa pembangunan infrastruktur senilai Rp 3,37 miliar dan satu unit alat berat jenis backhoe loader.

Bantuan diterima pada 9 September 2021.  “Alhamdulillah, kerja keras kita selama ini telah membuahkan hasil. Semoga dengan bantuan ini, Koperasi Perkasa Nalo Tantan semakin maju seiring dengan meningkatnya kesejahteraan para anggota,” ujar Bang Fahmi.

Menurutnya, Koperasi Perkasa Nalo Tantan  adalah koperasi pertama di Indonesia yang mendapatkan bantuan seperti itu dari Kementerian Pertanian.“Secara tidak langsung, Koperasi Perkasa Nalo Tantan menjadi pilot project pengembangan koperasi di bidang perkebunan di Indonesia,” katanya.


Penulis: */mrj
Editor: Joni Rizal



comments