Kamis, 7 Juli 2022

Libatkan Forum Anak Sebagai Pelapor Tindak Kekerasan

Kamis, 23 September 2021 | 09:09:11 WIB


/ Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Tingkat kekerasan anak usia dini terbilang masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Sarolangun. Guna meminimalisir aksi tersebut, diperlukan peran serta masyarakat.

Ini disampaikan Wakil Bupati Sarolangun Hilallatil Badri saat melantik puluhan anak-anak sebagai pengurus di forum anak daerah Gunung Kembang.

Menurutnya, sesuai SK Bupati forum anak tersebut dimulai dari tahun 2021 sampai 2024. "Forum anak ini berdasarkan undang-undang 1945 dan juga undang-undang nomor 35 tahun 2014," katanya, Rabu (22/9).

"Tujuan anak-anak ini dilantik, di samping dia sebagai pelopor juga nanti sebagai pelapor jika terjadi diskriminasi terhadap anak-anak," katanya.

Selain itu, pembentukan forum anak daerah itu merupakan upaya pemerintah untuk menggerakkan anak-anak sebagai pelapor. "Agar hal-hal yang terjadi hari ini, kita harapkan ke depan tidak terjadi lagi," jelasnya.

Dikatakannya, jika terjadi sesuatu hal pada anak-anak, maka pemerintah akan melakukan tindak lanjut penyelesaian masalah itu.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sarolangun, Ramawi mengatakan, kasus yang paling banyak terjadi kepada anak-anak merupakan pelecehan seksual.

"Kalau jumlah kasus secara persis saya belum dapat laporan, sebab saya baru jadi Plt beberapa hari," ujarnya.

Diakuinya untuk Sarolangun angka kekerasan tersebut masih cukup tinggi. Ke depan pihaknya akan lebih mengoptimalkan lagi P2TP2 tersebut.

"Jangan sampai lambat kita melakukan tindakan ataupun pendampingan. Setiap kasus yang ada di Sarolangun dan laporannya, kami tetap jemput bola," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments