Rabu, 20 Oktober 2021

Sidang Lanjutan Perkara Gratifikasi, Terungkap Ismail Dimintai Uang 1 Miliar oleh Dody Irawan

Jumat, 06 November 2020 | 10:29:01 WIB


Sidang lanjutan kasus gratifikasi mantan Plt Kadis PU Provinsi, Arfan.
Sidang lanjutan kasus gratifikasi mantan Plt Kadis PU Provinsi, Arfan. / metrojambi

JAMBI - Sidang kasus dugaan gratifikasi dengan terdakwa mantan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Arfan kembali dilanjutkan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Jumat (6/11/2020).

Kali ini, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi yang sehari sebelum ditunda. Antara lain Ismail Ibrahim alias Mail dan Asrul Padepotan Sihotang, teman dekat mantan gubernur Jambi Zumi Zola.

Saksi Ismail ketika ditanya jaksa mengaku pernah memberikan sejumlah uang. Pertama 40 juta. Kemudian kedua Rp 100 juta. Menurut Ismail, dirinya diminta uang Rp 100 juta itu untuk ulang tahun Dinas PUPR. 

"Diminta, saya ditelepon minta bantu untuk ulang tahun Dinas PU," ujarnya.

Kemudian menurut jaksa, Ismail juga ada memberikan uang Rp 500 juta kepada Dody Irawan, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi ketika itu. Namun ketika ditanya tentang hal itu, Ismail mengaku dirinya lupa.

Jaksa kemudian mengingatkan Ismail dengan membacakan keterangannya yang ada di dalam berkas BAP. Dalam BAP tersebut tertulis bahwa Dody Irawan meminta Ismail uang Rp 1 miliar untuk kepentingan Gubernur Jambi, Zumi Zola.

"Saudara diminta uang Rp 1 miliar oleh Dody Irawan untuk Zumi Zola, tapi saudara katakan tidak sanggup. Saudara kemudian mengatakan hanya sanggup 500 juta. Apa itu benar," tanya jaksa kepada Ismail.

"Ya," jawabnya singkat.


Penulis: Ria
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments