Minggu, 17 Oktober 2021

Pelatihan Disabilitas Terhenti Sejak Pandemi Covid-19

Rabu, 26 Mei 2021 | 18:51:15 WIB


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun Juddin
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun Juddin / Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Berbagai pelatihan yang biasa diberikan untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Sarolangun terhenti akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sarolangun Juddin mengatakan, salah satu alasan dihentikannya berbagai pelatihan tersebut karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Karena ada refocusing anggaran, jadi untuk saat ini kita tidak bisa melaksanakan kegiatan pelatihan yang selama ini biasa kita laksanakan," ujar Juddin, Rabu (26/5/2021).

Sebelumnya, Juddin mengatakan pihaknya sering mengadakan pelatihan bagi penyandang disabilitas, salah satunya menganyam. Pelatihan digelar di gedung Balai Latihan Kerja (BLK).

Beragam upaya dan bimbingan dan arahan juga telah banyak diberikan oleh koordinator Kementerian Sosial untuk disabilitas Sarolangun.

"Kalau disabilitas kita yang ada di Sarolangun itu banyak yang sudah dibimbing oleh kordinator dari pusat untuk selalu mengajukan bantuan-bantuan yang ada dari pusat," kata Juddin.

Selain itu, di masa pandemi Covid-19 yang belum juga usai ini, para penyandang disabilitas telah mendapatkan beragam program-program bantuan

"Kalau untuk bantuan disabilitas biasanya masuk langsung ke rekening yang bersangkutan, sesuai data yang disampaikan oleh pendamping disabilitas itu sendiri," ungkapnya.

Lebih lanjut, Juddin mengatakan jika berkaca dari tahun sebelumnya, terdapat sekitar 60 penyandang disabilitas yang mendapat bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahun 2020 lalu.

"Kalau data secara menyeluruh itu lebih kurang 60, tapi dia ada katagorinya ada yang tungarungu macam-macam. Sekarang data itu yang belum bisa saya jawab secara gamblang karena datanya berubah terus," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments