Minggu, 17 Oktober 2021

Harga Minyak Goreng di Pasar Sarolangun Alami Kenaikan

Minggu, 22 Agustus 2021 | 21:32:36 WIB


Ipul, salah seorang pedagang di Pasar Sarolangun menyebutkan jika harga minyak goreng mengalami kenaikan sejak beberapa waktu belakangan
Ipul, salah seorang pedagang di Pasar Sarolangun menyebutkan jika harga minyak goreng mengalami kenaikan sejak beberapa waktu belakangan / Metrojambi.com

 SAROLANGUN -  Harga komoditi minyak goreng curah dan minyak goreng dalam kemasan di Pasar Sarolangun mulai merangkak naik.

Salah seorang pedagang di pasar Sarolangun, Ipul mengatakan, untuk harga komoditi seperti minyak goreng saat ini mengalami kenaikan harga.

Ipul menjelaskan bahwa sebelumnya harga jual minyak goreng tersebut berkisar 14 sampai dengan Rp 15 ribu per kilogram. "Beberapa minggu ini harga jual mencapai Rp 17 ribu per kilogram," kata Ipul Minggu (22/8).

Ditambahkan Ipul, minyak goreng curah biasanya dibeli dengan sistem per 25 liter dengan harga modal Rp 276 ribu. "Sekarang harga per galonnya sudah 300 an lebih per galon isi 25 kilo," ujarnya.

Begitupun dengan harga komoditi minyak goreng dalam kemasan. Menurut Ipul, untuk harga jual tersebut juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

"Semuanya naik sekarang. Biasa isi satu liter yang per kardus Rp165 ribu, sekarang naik jadi Rp 173 ribu," jelasnya.

Mengingat kenaikan harga yang cukup tinggi itu, Ipul mengaku tidak melakukan penjualan sementara minyak goreng jenis curah tersebut.

"Saat ini kita tidak menyetok dulu minyaknya, harga masih tinggi. Kalau kita beli dengan harga sekarang terus kita mau jual harga berapa, apa lagi di musim pandemi ini pasar agak sepi pembeli," ungkapnya.

Sementara itu, Ipul membandingkan untuk minyak goreng curah dinilai lebih laku dipasaran karena harga jual yang relatif lebih murah. "Untuk sekarang kita tidak jual dulu, stop. Tunggu harga stabil," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments