Kamis, 18 Agustus 2022

Puskesmas di Tanjabtim Kehabisan Stok Vaksin

Selasa, 05 Oktober 2021 | 10:49:52 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARASABAK - Tingginya antusias masyarakat mengikuti vaksinasi Covid 19 membuat sejumlah Puskesmas di Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) kehabisan stok vaksin.

Salah satu Puskesmas yang kehabisan stok vaksin yaitu Puskemas Kecamatan Rantau Rasau. Akibatnya, kegiatan vaksinasi yang telah terjadwal harus tertunda.

Baca juga : Ribuan Warga Desa Agrowisata Tangkit Sudah Divaksin

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Tanjabtim Jumiati ketika dikonfirmasi mengatakan, habisnya stok vaksin di sejumlah Puskesmas dikarenakan antusias masyarakat mengikuti vaksinasi semakin meningkat.

"Ya, ada beberapa Puskesmas stok vaksinnya habis. Dan ada juga Puskemas yang stoknya masih ada," kata Jumiati.

Dikatakannya lagi, bagi Puskesmas yang memang kehabisan stok vaksin mau tidak mau harus mengundurkan jadwal vaksinasi yang telah ditetapkan. Untuk permintaan vaksin sendiri puskesmas tidak dapat mengajukan jika masih ada puskesmas yang ketersediaan vaksin nya banyak.

"Bisa juga vaksin di Puskemas yang masih memiliki stok banyak dialihkan ke Puskesmas yang stok nya habis. Namun harus dikembalikan terlebih dahulu ke Dinkes, baru didistribusikan kembali ke Puskesmas. Akan tetapi rata-rata puskesmas telah memiliki jadwal vaksin," terangnya.

Baca juga : Kapolres: 1.000 Lebih Warga Desa Tangkit Sudah Divaksin

Terkait dengan kekosongan vaksin di beberapa Puskesmas ini tambah nya pihak Dinkes telah berkoordinasi dengan pihak provinsi. Dan di jadwalkan pada Selasa (5/10) penjemputan vaksin di Dinkes provinsi.

"Kita sudah koordinasi,Selasa kita akan menjemput vaksin di Dinkes Provinsi," ujarnya.

Setelah penjemputan, lanjutnya pihak Dinkes akan segera mendistribusikan vaksin ke beberapa puskesmas yang telah kehabisan stok. Sehingga jadwal vaksinasi yang telah terjadwal pada puskesmas bisa kembali di lanjutkan.

"Insya Allah hari Rabu itu vaksin sudah berada di Puskesmas," tandasnya.


Penulis: Nanang
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments