Minggu, 24 Oktober 2021

Dinas PUPR Lamban

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:03:37 WIB


Travel Gunung Kerinci terjebak longsor di Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Minggu (10/10)
Travel Gunung Kerinci terjebak longsor di Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Minggu (10/10) / Metrojambi.com/ist

KERINCI - Sejumlah pihak menyayangkan tidak adanya alat berat yang stand by di lokasi-lokasi rawan bencana sepanjang batas Merangin-Kerinci. Apalagi, akibat longsor, cukup sering lalu lintas kendaraan dari dan menuju Kerinci terputus.  

Baca juga : Travel Ditimbun Longsor

“Sudah tahu musim hujan begini seharusnya alat berat stand by di jalur batas Merangin-Kerinci,” ujar Rizal, warga Kerinci yang mengaku sangat prihatin di kondisi jalan tersebut, Minggu (10/10).

Para sopir juga menyayangkan lambannya penanganan material di kawasan longsor. “Pemkab Kerinci harus segera membersihkan material longsor yang banyak menimbun badan jalan, karena kendaraan roda empat dan roda enam tidak bisa lewat,” ujar Armen, salah satu sopir travel Kerinci-Jambi, Minggu siang.

Baca juga : Longsor di Muara Emat, Travel Gunung Kerinci Tertimbun Tanah

Dinas PUPR Kerinci belum bisa diminta konfirmasi terkait pemeliharaan dan penanganan kerusakan jalan batas Merangin-Kerinci tersebut. Informasi yang didapat Metro Jambi, alat berat baru tidak di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB.

Sementara Dinas PUPR Provinsi Jambi menyebutkan perawatan dan penanganan jalan Merangin-Kerinci bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Jambi. Karena itu, pihaknya tidak menurunkan alat berat untuk stand by di jalur rawan bencana itu

Baca juga : Selain Longsor, Banjir Bandang Juga Terjadi di Muara Emat

“Status jalan tersebut merupakan jalan nasional. Paling pemerintah kabupaten setempat, kalau tidak (alat berat) dari BPJN,” ujar Bayu, staf Humas PUPR Provinsi Jambi menjawab Metro Jambi, Minggu (10/10).


Penulis: chy/pia
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments