Senin, 6 Desember 2021

Pemkab Bungo Tak Mampu Bayar TPP ASN Setiap Bulan

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:06:49 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABUNGO - Kondisi keuangan daerah Kabupaten Bungo hingga kini masih belum stabil dan cukup memprihatinkan. Dampak dari kas daerah yang kosong dan anggaran defisit itu membuat Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Kabupaten Bungo terancam tidak dibayar keseluruhan selama satu tahun.

Kepala BPKAD Bungo, Supriadi beberapa waktu lalu menyebutkan, kondisi terparah ini disebabkan banyaknya pemangkasan anggaran akibat Covid-19.

Menurutnya Pemkab Bungo akan mengupayakan pembayaran secara full selama setahun. Namun, diakuinya itu sangat berat. “Saat ini kita tetap membayar TPP pegawai sesuai bulannya. Jika nanti keuangan daerah mampu maka akan dibayar untuk bulan yang lalu,” ujarnya.

Ia meminta semua ASN mengerti dan memahami kondisi keuangan daerah saat ini. “Yang pentingkan gajinya. Kalau TPP kan insentif,” kata Supriyadi.

TPP yang selalu mandek ini dipastikan berlaku untuk semua ASN, tanpa terkecuali. Termasuk pegawai yang ada di BPKAD Kabupat¬en Bungo. “Sama semua. Tidak ada bedanya, di sini juga tidak cair,” katanya.

Menurut Supriyadi, pihaknya sudah berupaya untuk tidak mengurangi TPP, namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena kondisi keuangan yang belum stabil.

Dalam satu bulannya, pemerintah menggelontorkan Rp 7,2 M untuk TPP. Dengan kondisi keuangan sekarang, setidaknya ada dua bulan TPP yang bakal tidak cair nantinya.

“Kondisi ini bukan terjadi di Kabupaten Bungo saja. Tapi kabupaten lain juga demikian. Bahkan di Jawa juga mengalami hal yang sama,” katanya.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments