Rabu, 19 Januari 2022

Wawako Maulana Optimis Level PPKM Kota Jambi Kembali Turun

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 10:19:14 WIB


Wakil Wali Kota Jambi, H Maulana
Wakil Wali Kota Jambi, H Maulana / dok/metrojambi.com

JAMBI -  Wakil Wali Kota Jambi, H Maulana menyatakan optimis level PPKM Kota Jambi pada dua pekan ke depan akan turun lagi ke level yang lebih rendah.

Hal itu disampaikan Maulana, saat melakukan peninjau pelaksanaan vaksin di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Sabtu.

"Saya yakin dua minggu ke depan kita bisa turun level lagi karena sekarang sudah di bawah seratus pasiennya, ini yang harus kita jaga kalau semangatnya seperti ini saya yakin Kota Jambi akan terbebas," kata Maulana.

Vaksinasi kedua yang dilaksanakan di Kelurahan Kenali Asam Bawah, ada 420 kuota  vaksinasi. Vaksinasi diselenggarakan Pujakesuma bersinergi bersama forum rukun tetangga (RT) sekota jambi dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Jambi.

"COVID ini mengajarkan kekompakan  agar semua bergerak, tokoh masyarakat, ketua forum, rukun tetangga, Pujakesuma  organisasi kemasyarakatan parpol Kota Jambi alhamdulillah bergerak bersama-sama, ini kita buktikan hasilnya," kata Maulana.

"Kebersamaan untuk segera mencapai kekebalan di kota jambi yaitu vaksin keduanya melebihi 80 persen dan ini yang sedang Kota Jambi kejar," tegas Maulana.

Pelaksanaan vaksinasi tingkat dosis kedua digelar oleh Pujakesuma Jambi di kediaman ketua RT49 Kelurahan Kenali Asam Bawah, vaksin kedua yang digelar kali ini lebih sedikit dibanding  dengan vaksin pertama yang berjumlah 560 kuota.

Ketua pelaksana sekaligus Ketua RT.49 Pujakesuma H. Suprayono mengatakan, vaksinasi ini akan terus dilaksanakan di setiap kecamatan, kali ini di Kecamatan Kota Baru dan akan pindah ke Kecamatan-kecamatan lainnya sampai benar-benar COVID-19 ini hilang.

Vaksinasi ini sengaja dibatasi karena mencegah adanya penumpukan massa, sehingga kegiatan pun digelar menjadi tiga gelombang, pukul 08.00 gelombang pertama, 09.30 WIB gelombang kedua dan pukul 11.00 WIB gelombang terakhir dengan jumlah total 420 dosis.


Penulis: Nita
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments