Rabu, 19 Januari 2022

Gubernur Apresiasi Kinerja TNI

Selasa, 05 Oktober 2021 | 10:42:58 WIB


Gubernur Jambi, Al Haris memberikan apresiasi kepada TNI atas kinerja dalam membantu program pemerintah termasuk penanganan pandemi Covid-19.
Gubernur Jambi, Al Haris memberikan apresiasi kepada TNI atas kinerja dalam membantu program pemerintah termasuk penanganan pandemi Covid-19. / istimewa

JAMBI -  Gubernur Jambi, Al Haris memberikan apresiasi kepada TNI atas kinerja dalam membantu program pemerintah termasuk penanganan pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Al Haris saat menghadiri HUT TNI ke- 76 yang digelar di Makorem 042 Garuda Putih, pada Senin (5/10/2021) pagi.

Al Haris menyampaikan, TNI telah membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam menangani segala permasalahan sehingga ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI.

"Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada TNI ke 76. Juga kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas segala bantuan-bantuan. Kemudian juga apresiasi hasil kerja TNI bersama pemerintah daerah baik dari sisi TMMD, Karya Bakti TNI, hingga dalam rangka langkah-langkah antisipasi, TNI luar biasa bekerja," ungkap Gubernur Jambi itu.

Al Haris menyatakan, di HUT TNI ke 76 ini, Jambi diberi kado indah berupa sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi berstatus PPKM level 2.

"Alhamdulilah, kasus Covid-19 kita sudah bisa dikendalikan. Ini hasil kerjasama TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga kado terindah untuk Pak Danrem, yakni Jambi saat ini sebagian besar wilayahnya PPKM level 2," ujarnya.

Ada pun daerah-daerah yang saat ini berstatus PPKM level 2 antara lain, Kabupaten Kerinci, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Bungo, Tebo, dan Kota Jambi.

Sementara daerah yang berstatus PPKM level 1 saat ini antara lain Kabupaten Merangin dan Kota Sungai Penuh. Al Haris mengatakan, penurunan PPKM level ini berlaku hingga pada Inmendagri yang akan terbit berikutnya. Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan yang ketat. Karena kemungkinan perubahan status PPKM level itu masih ada.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments