Minggu, 28 November 2021

Basarnas Jambi 28 Kali Gelar Operasi SAR

Senin, 11 Oktober 2021 | 20:18:12 WIB


Kepala Sub Seksi dan Siaga Kantor Basarnas Jambi, Kornelis
Kepala Sub Seksi dan Siaga Kantor Basarnas Jambi, Kornelis / Metrojambi.com

JAMBI – Sepanjang tahun 2021 ini, Basarnas Jambi telah 28 kali menggelar operasi SAR, meliputi kejadian kapal tenggelam, bencana, dan membahayakan diri sendiri.

“Dari 28 kejadian itu, ada kejadian kecelakaan kapal di Nipahpanjang, itu yang paling banyak korbannya. Dari 26 korban, 8 diantaranya ditanyakan meninggal dunia,” kata Kepala Sub Seksi dan Siaga Kantor Basarnas Jambi Kornelis, Senin (11/10).

Kornelis menyebutkan, 28 kali operasi tersebut tediri dari kejadian kondisi membahayakan manusia, kejadian tenggelam di sungai, serta kejadian hilang di hutan.

Dikatakannya lagi, operasi terkait bencana tidak ada, kemudian kecelakaan pesawat 1 kejadian, kecelakaan kapal 6 kejadian, serta kecelakaan dengan penanganan khusus 1 kejadian.

“Kami dari Basarnas khusus pada pencarian korban saja,” ujarnya.

Sementara untuk kondisi membahayakan manusia terjadi di dua kabupaten, yakni Bungo dan Tebo. Kornelis menyebutkan, tidak bisa dipastikan berapa jumlah kejadian tersebut, disebabkan belum dilakukan perekapan.

“Untuk kejadian kondisi membahayakan manusia di Kabupaten Kerinci ada dua orang korban yang hilang pas mendaki Gunung Kerinci. Dari dua yang hilang berhasil ditemukan dan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.


Penulis: Achy/Mg1
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments