Kamis, 2 Desember 2021

Warga Jangkat Butuh Bronjong dan Irigasi

Jumat, 24 Agustus 2018 | 11:46:43 WIB


/ metrojambi.com

BANGKO - Warga Jangkat, Kabupaten Merangin tahun ini terancam tidak bisa mengolah sawah. Pasalnya irigasi saluran air terputus dan ambruk dilanda banjir beberapa waktu lalu. Selain itu, sawah warga banyak yang runtuh ke sungai karena tidak ada bronjong.

Ada 61 kepala keluarga (KK) pemilik sawah yang membutuhkan air. Kemudian lebih kurang 50 hektare lainnya terancam tak bisa diolah, karena masih terkendala pengairan dan irigasi yang terputus.

Saat ini, yang dibutuhkan warga adalah irigasi sepanjang 30 meter, untuk bisa menyalurkan air dari Sungai Mentenang menuju sawah warga. Seperti yang katakan Agustarman, warga Jangkat.

“Hingga kini warga masih bingung mau mencari air untuk pengairan sawah, pasalnya bulan September, masa pengolahan sawah untuk dibajak,” ujarnya, Jumat (24/8).

“Kami sangat berharap dengan dinas terkait, terutama Dinas PUPR Merangin dengan bantuan pembuatan bronjong dan irigasi baru, biar kami bisa mengolah sawah,” sambung Agustarman.

Dikatakannya lagi, jika diukur sawah yang rusak akibat banjir sungai Mentenang lebih kurang 1.200 meter lebih. Jika tidak ada bantuan bronjong, maka sawah warga akan semakin mengalami kerusakan.

Hal senada juga dikatakan Riandi. Menurutnya, sawahnya hampir habis akibat meluapnya air sungai Mentenang, Maret dan April lalu, ketika musim hujan.

"Musim sawah sebentar lagi, sejauh ini belum ada bantuan bronjong, yang kami khawatirkan lagi, apabila musim hujan sawah bisa habis," ujarnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments