Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Adirozal Bersama Kadis TPH Kerinci Serahkan Kartu Tani Kepada Petani

Rabu, 11 Maret 2020 | 15:20:09 WIB


Bupati Kerinci, Adirozal menyerahkan kartu tani
Bupati Kerinci, Adirozal menyerahkan kartu tani / Dedi/metrojambi.com

KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Rabu (11/03/2020), menyerahkan kartu tani serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta Asuransi Usaha Tanaman Pagi (AUTP).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kerinci Adirozal, Wakil Bupati Kerinci Ami Taher, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Kerinci Radium Khalis, kepala OPD di lingkup Pemkab Kerinci, pimpinan produsen Pupuk PT Petrokimia Wilayah Jambi Cabang Kerinci, pimpinan PT Bank Mandiri Wilayah Jambi Kacap Kerinci, pimpinan BNI, BRI, PPL, POPT, Distributor, Pengecer Pupuk Bersubsidi, Pengurus KTNA, dan perwakilan kelompok Tani se-Kabupaten Kerinci.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci Radium Khalis dalam sambutannya mengatakan ada tiga kegiatan dilaksanakan hari ini, yakni penyerahan kartu tani, serta sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR), Asuransi Usaha Tanaman Pagi (AUTP).

Radium menyebutkan, Kartu Tani merupakan database petani yang akurat, yang juga difungsikan sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi pada agen pupuk. Dengan kartu tani ini distribusi pupuk bisa terkontrol, karena akan tercatat real time - online dan dapat dipantau secara Dashboard yang telah disediakan.

"Makanya sebelum kartu ini dibagikan perlu dilakukan sosialisasi kepada ketua gapoktan dan Poktan agar mengetahui manfaat serta penggunaan kartu tani tersebut," kata Radium.

Ditambahkan Radium, untuk KUR pada tahun 2020 yang dialokasikan oleh Kementerian Pertanian RI secara nasional sebesar Rp 50 triliun, rinciannya untuk tanaman pangan Rp 14,23 triliun, Holtikultura Rp 6,39 triliun, perikanan Rp 20, 37 triliun, peternakan Rp 9,01 triliun.

Untuk Kabupaten Kerinci mendapatkan target sebesar Rp 17, 459 miliar, terdiri dari tanaman pangan, Rp 9,536 miliar dan hortikultura Rp 7,923 miliar.

"Dengan adanya program KUR ini diharapkan para petani/kelompok tani dapat memanfaatkan fasilitas program yang dirancang oleh Kementerian Pertanian, guna untuk mengatasi permasalahan pemodalan usaha tani," ujar Radium.

Lebih lanjut Radium mengatakan, Asuransi Usaha Tanaman Pagi (AUTP) adalah untuk memberi ganti rugi/kompesansi kepada petani karena kerugian akibat kerusakan tanaman padi, sehingga petani mendapatkan kembali biaya produksi yang telah dipergunakan.

"Tujuan dilaksanakan AUTP yakni untuk memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi kerusakan tanaman padi yang dipergunakan yang disebabkan banjir, kekeringan dan diserang hama," sebutnya.

Dikatakannya lagi, adapun nilai pertanggungan asuransi senilai Rp 6.000.000 hektare/musim bila terjadi banjir, kekeringan dan serangan hama. Petani hanya membayar Rp 36.000 hektar/musim tanam padi untuk menjadi peserta AUTP.

"AUTP ini Kementerian Pertanian memberikan target untuk provinsi Jambi 6000 hektare, sedangkan Kabupaten Kerinci mendapat target 3500 hektar. Dengan adanya program ini petani diminta untuk tidak takut dan ragu membudidayakan padi sawah," ungkapnya.

Bupati Kerinci, Adirozal dalam sambutannya mengatakan, selain mempermudah petani mendapat pupuk subsidi, Kartu Tani juga bisa membatu petani untuk meminjam tambahan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Adirozal menyebutkan, Pemerintah Kabupaten kerinci mendapatkan target Rp 17 miliar untuk tahun 2020, dan bagi petani yang mendapat kartu tani nanti bisa mengajukan pinjaman ke perbankan yang telah bekerjasama dengan pemkab tanpa adanya anggunan (jaminan) karena telah di jamin oleh pemerintah dengan jumlah di bawah Rp 50 juta.

”Selain mempermudah petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi kartu tani juga bisa di gunakan para petani untuk meminjamkan modal ke pihak perbankan yang telah bekerjasama dengan pemerintah kabupaten tentu sesuai dengan data yang terdaftar di kartu tani dengan jumlah di bawah 50 juta rupiah,” bebernya.

Bupati Kerinci dua periode ini menyebutkan, untuk tercapai program pertanian maju, mandiri, dan modern serta mewujudkan Kerinci lebih baik dan berkeadilan di sektor pertanian, dirinya meminta semua lending sektor untuk bekerja sama.

"Kita juga menghimbau kepada petani yang menerima kartu tani untuk dapat menggunakan kartu taninya sebaik-baik mungkin," pungkasnya.

Untuk jumlah penerima kartu tani di kabupaten kerinci sendiri sebanyak 23 ribu petani yang terdaftar di kelompok tani dalam 16 kecamatan dalam kabupaten kerinci.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments