Rabu, 6 Juli 2022

Covid Terjun Bebas, Pemerintah Lebih Fokus ke Pemulihan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 07:43:22 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 JAMBI - Kasus Covid-19 di Provinsi Jambi turun drastis. Sepanjang akhir pekan lalu, Satgas Covid-19 Provinsi Jambi mencatat nihil kematian.

Per Sabtu (16/10), tercatat hanya lima kasus baru terkonfirmasi positif dan lima kasus kesembuhan di Kota Jambi. Daerah lain semuanya nihil kasus positif dan nihil kematian. Hanya Sarolangun yang mencatatkan angka kesembuhan sebanyak tujuh kasus.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah memgakui adanya penurunan kasus Covid-19 di Provinsi Jambi. “Kalau kita lihat data, memang menurun,” ujarnya.

Atas penurunan itu, Provinsi Jambi mencatatkan total 29.698 orang positif, dengan hanya 223 orang yang masih dalam proses. “Sebanyak 28.700 orang sudah sembuh, dan 775 orang meninggal dunia,”  ujarnya.

Tren menurunnya angka kematian akibat Covid-19 terbaca sejak beberapa pekan lalu. Di Kota Jambi, suara sirine kendaraan pengantar jenazah Covid-19 ke TPU Pusara Agung juga sudah jarang terdengar.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Jambi Erwandi mengatakan, sejak 5 Oktober lalu sama sekali tidak ada penambahan kematian akibat Covid-19 di Kota Jambi. “Ada penurunan kasus drastis beberapa hari terakhir,” tegasnya, Minggu (17/10).

Dia mencontohkan, pada 13 Oktober ada 1 kasus positif dengan 8 orang sembuh dan nihil kematian. Sehari kemudian,  sama sekali tidak ada penambahan kasus positif dan nihil kematian. Hanya ada tambahan pasien sembuh.

“Pada 15 Oktober juga tidak ada penambahan pasien positif dan kematian, hanya ada tiga orang sembuh,” tambahnya. 

Sedangkan pada Minggu (17/10), hanya ada tambahan lima kasus positif, empat orang sembuh dan zero kematian. “Hanya tersisa kasus aktif sebanyak 23 pasien, yang masih dalam pengawasan,” ujarnya.

Dengan penurunan kasus Covid-19, Kota Jambi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level II.  Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan, “dengan menurunnya kasus Covid-19, kita akan mengejar pemulihan ekonomi”.

Menurut Fasha, anggaran 2022  akan lebih banyak di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas PU. “Karena tiga dinas ini menunjang RPJMD hingga tahun kelima,” tandasnya.

Untuk pemulihan ekonomi, lanjut dia, ke depan akan diperbanyak pelatihan masyarakat melalui Dinas Perindag dan Dinas Sosial.

Turunnya kasus Covid-19 di Provinsi Jambi sejalan dengan meningkatnya vaksinasi. Dari target 2,6 juta penduduk Provinsi Jambi, sebanyak 52,84 persen (1,39 juta jiwa) sudah divaksinasi dosis pertama. Untuk dosis kedua baru 32,23 persen (865,7 ribu).


Penulis: chy/nta
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments