Sabtu, 4 Desember 2021

Jadi Anak Asuh Kapolres Merangin, Nabil Kini Bisa Kembali Bersekolah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:48:32 WIB


Nabil diangkat menjadi anak asuh oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan.
Nabil diangkat menjadi anak asuh oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan. / istimewa

BANGKO - Sempat putus sekolah karena masalah biaya, Nabil Ardiansyah (14) kini bisa kembali melanjutkan pendidikannya setelah diangkat menjadi anak asuh oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan.

Sebelumnya, Nabil hanya bisa mengisi harinya dengan memulung barang bekas untuk mendapatkan rezki. Nabil sendiri tinggal bersama pamannya yang juga bekerja mengumpulkan barang bekas. Sementara itu orang tuanya pergi merantau.

Setelah diangkat menjadi anak asuh oleh Kapolres Merangin, Nabil kini bisa kembali melanjutkan sekolahnya di SMP Negeri 1 Merangin. Ia bahkan diantar Kapolres langsung menuju sekolahan.

Nabil tampak senang karena bisa kembaki bersekolah. Ia juga dibelikan seragam baru oleh Kapolres Merangin.

Kedatangan Nabil dan Kapolres ke sekolah disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin Muhammad Zubir serta Kabid SMP Juhendri serta majelis guru.

"Nabil merupakan siswa baru anak asuh Bapak Kapolres Merangin yang putus sekolah akibat perekonomian orang tu nya yang sulit. Alhamdulillah saat ini bisa bersekolah kembali," kata Zubir.

Ia meminta kepada para guru SMPN 1 Merangin untuk memberikan pendidikan dan ilmu pengetahuan sebagaimana kurikulum yang dipedomi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin.

"Agar kiranya anak asuh Bapak Kapolres Merangin tidak ada perbedaan dengan siswa lainnya mengingatkan keterbelakangan perekonomian siswa Nabil Ardiansyah tersebut berbeda dengan mayoritas siswa dan siswi lainnya," kata Zubir.

Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu wujud keprihatian pemerintah terhadap masyarakat yang memiliki anak putus sekolah, karena Polres Merangin Bagian dari Pemerintahan. Kegiatan anak putus sekolah ini dilatar belakangi oleh beberapa faktor ekonomi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebagai Kapolres Merangin yang bagian dari Birokrasi Pemerintah Kabupaten Merangin mengharapkan bimbingan dari bapak dan ibu guru di SMP Negeri 1 Merangin yang telah menerima siswa Nabil Ardiansyah," kata Kapolres.

Ia juga meminta apabila ada kekurangan dan  kendala silahkan disampaikan kepada polres Merangin ataupun melalui walinya langsung.

Paman Nabil, Herizon mengucapkan terimakasih Kepada Polres Merangin atas Rasa Simpati yang mendalam kepada Keluarga Kami, terutama telah membantu mengsekolahkan NABIL ARDIANSYAH untuk dapat menimba ilmu seperti teman sebayanya.

"Ucapan terima kasih Kepada SMP N 1 Merangin yang telah menerima Nabil Ardiansyah untuk dapat menimba ilmu.  Mohon bimbingan kepada bapak dan ibu guru SMP Negeri 1 Merangin, karena Nabil Ardiansyah sudah banyak tertinggal pengetahuan dari teman sebayanya," katanya.

Untuk diketahui, Nabil Ardiansyah merupakan pemulung yang mengais rezeki dari barang bekas di lokasi eks kebakaran puluhan kios Pasar Bawah Bangko.

Saat anak yang seusianya disibukkan dengan kegiatan belajar dan bermain, ia malah mengais rezeki dari memungut sisa-sisa barang bekas kebakaran di tengah teriknya matahari.

Nabil tinggal bersama pamannya Herizon (36), di RT 20 RW 05 Lingkungan Mensawang Kelurahan Dusun Bangko, Merangin. Pamannya juga berprofesi sebagai pengumpul barang rongsokan.

Nabil putus sekolah karna faktor ekonomi sehingga takbisa melanjutkan pendidikannya lagi. Ditambah, Nabil ditinggal merantau oleh orang tuanya.


Penulis: */fdy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments