Kamis, 2 Desember 2021

Pengelolaan Tiga Aset Pemprov Masih Belum Jelas

Senin, 15 Juli 2019 | 22:25:42 WIB


Gentala Arasy
Gentala Arasy / dok.metrojambi.com

JAMBI - Hingga kini, tiga aset Pemprov Jambi yang digadang-gadangkan akan dikelola oleh Pemkot Jambi nampaknya hanya wacana belaka. Pasalnya, belum ada kesepakatan antara Pemprov Jambi dan Pemkot Jambi mengenai pengelolaan ketiga aset tersebut. Hal itu disebabkan miskomunikasi terjadi antara kedua belah pihak.

Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik daerah Provinsi Jambi Riko Febrianto mengatakan, pembahasan itu ditunda sampai waktu yang tak ditentukan. Sebab, isi dari surat pertama Pemkot untuk mengelola aset milik Pemrpov, berbeda dengan keinginan Pemkot yang sebenarnya.

"Tiga aset yang diminta Pemkot itu kita pending dulu. Karena permohonan yang mereka ajukan di awal, berbeda dengan maksud yang sebenarnya mereka inginkan," katanya.

Riko mengatakan, pada permohonan di awal, Pemkot menyebutkan keinginan mereka untuk mengelola tiga aset milik Pemprov. Yakni Taman Tugu Juang, Gentala Arasy, dan Terminal Sijenjang yang direncanakan akan dijadikan pasar oleh Pemkot Jambi.

Namun pada saat hendak pertemuan antara Pemkot dan Pemprov beberapa waktu lalu, ternyata Pemkot Jambi menginginkan aset tersebut dihibahkan menjadi milik Pemkot Jambi.

"Mereka maunya ternyata dihibahkan. Kan awalnya disetujui untuk pengelolaan kebersihannya, kemudian parkir. Atas dasar itu, kami pending, belum tahu sampai kapan. Pemkot juga belum mengirimkan surat lagi," katanya.

Riko mengatakan, saat ini ketiga aset tersebut masih tercatat sebagai aset milik Pemprov Jambi. Pengelolaannya, diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab.

"Gentala Arasy dan Tugu Juang, saat ini masih di bawah Dinas PUPR. Kalau Terminal Sijenjang memang belum ada anggaran untuk pemeliharaannya," paparnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Gubernur Jambi telah menyetujui permohonan pelimpahan pengelolaan tiga aset milik Pemprov Jambi kepada Pemkot Jambi.

Disebutkannya sebelumnya, pengelolaan itu meliputi tanggung jawab untuk kebersihan di Gentala Arasy dan Tugu Juang, karena Pemprov Jambi tidak memiliki petugas kebersihan.

Di samping itu Pemkot Jambi juga disetujui untuk mengelola dan menata parkir di dua objek yang sering dikunjungi masyarakat itu. Sementara untuk Terminal Sijenjang juga disetujui untuk dikelola oleh Pemkot dan digunakan untuk pasar.

Namun, pada saat akan dilaksanakan pertemuan antara kedua belah pihak, ternyata Pemkot Jambi meminta ketiga aset itu dihibahkan, bukan hanya sekadar pengelolaan kebersihan dan parkir saja.


Penulis: Rina
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments