Rabu, 1 Desember 2021

Museum Kerinci Belum Terisi Benda Cagar Budaya

Rabu, 06 November 2019 | 14:28:32 WIB


Museum Kerinci
Museum Kerinci / istimewa

KERINCI - Meskipun sudah hampir 2 tahun Museum Kerinci selesai dibangun di kawasan Danau Kerinci, namun sangat disayangkan benda cagar budaya di dalamnya belum banyak diisi.

Padahal, di kabupaten Kerinci merupakan daerah yang cukup banyak menyimpan situs benda-benda bersejarah dan cagar budaya.

Bupati Kerinci H. Adirozal, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, bahwa Museum Kerinci ini baru dua tahun selesai dibangun, dan belum banyak isi benda cagar budaya di dalamnya.

"Ya, barang Kerinci yang waktu dulu masih gabung dengan Sungai Penuh belum terkumpul semua. Karena Sungai Penuh ingin memiliki juga, kita Kerinci juga ingin memiliki juga," terangnya.

Kedepannya dirinya minta kepada Disparbudpora Kabupaten Kerinci, untuk mengumpulkan kembali situs-situs serta benda bersejarah yang ada di Kabupaten Kerinci.

"Bisa mengumpul situs-situs kita mengumpulkan artefak kita apakah pakaian yang kita miliki, banyak model lain apakah itu batu, tembaka," ujar Bupati.

Selain itu, ia juga mengajak kepada masyarakat untuk mau menyerahkan benda-benda cagar budaya yang dimiliki secara suka rela untuk mengisi museum Kerinci.

"Apakah suka rela atau bagaimana, kita tahu Kerinci masuk melayu suku tertua yang ada di Sumatera, maka kita yakin peninggalan budaya banyak, kita minta dinas untuk mengumpulnya," sebutnya.

Bagaimana jika ada yang tidak mau menyerahkannya? Kata Adirozal, kalau ada masyarakat tidak mau menyerahkan nanti akan buat duplikatnya yang jelas data-datanya ada.

"Seperti Alm Pak Zakaria yang merupakan budayawan, kita akan melakukan upaya pendekatan persuasi dengan keluarga almarhum, apakah kita buat Galeri Zakaria di Museum ini nanti sebagai bentuk penghargaan kita terhadap beliau," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments