Kamis, 30 Juni 2022

Bantah Ada Praktik Jual Beli Jabatan, Agus Sumantri: Silakan Tunjukkan Bukti

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 10:58:44 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 KUALATUNGKAL - Dalam beberapa waktu belakangan ini, berembus isu adanya praktik jual beli jabatan terkait rotasi dan mutasi sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) belum lama ini.

Dimintai tanggapannya terkait isu tersebut, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjabbar, Agus Sumantri dengan tegas membatah.

"Mekanisme mutasi sudah sesuai prosedur, mulai dari pengajuan berkas ke Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan, hingga kemudian disahkan oleh bupati," kata Agus, Sabtu (23/10).

Ditambahkannya, perombakan pejabat juga telah melalui pertimbangan yang objektif dengan melihat kebutuhan organisasi. “Tentu ini dengan mempertimbangkan kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas dan kinerja yang dimiliki oleh seorang ASN," ujarnya.

Agus mempersilakan siapa saja untuk melapor kepada pihak yang berwenang, jika memang memiliki bukti adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Tanjabbar.

"Jika ada isu miring terkait dengan mutasi jabatan, itu tidak benar. Kalau memang ada bukti tolong tunjukan bukti itu, atau tunjuk langsung siapa orangnya," tegasnya.

Dikatakannya lagi, rotasi dan mutasi bagi aparatur sipil negara (ASN) adalah hal biasa, yang salah satu tujuannya dalam rangka penyegaran. “Dalam birokrasi, tidak ada ruang untuk tawar menawar. Saya ulangi lagi, saya menempatkan orang berdasarkan kompetensi dan kinerja,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat tidak terpancing berbagai isu setiap ada pergantian pejabat atau mutasi PNS karena persoalan itu akan dilakukan sesuai prosedur.

Agus berkeyakinan para pejabat di lingkungan Pemkab Tanjabbar memiliki idealisme, integritas dan dedikasi tinggi untuk memberikan yang terbaik dan layak untuk ditempatkan dalam jabatan yang diemban saat ini.

"Mutasi ini dilaksanakan dengan berbagai tujuan, yakni penyegaran dan pengisian jabatan-jabatan kosong untuk kemajuan organisasi," pungkasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments