Selasa, 30 November 2021

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Pauh Agung Mencapai Miliaran Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 11:53:37 WIB


Kantor Rio Manaro
Kantor Rio Manaro / istimewa

MUARABUNGO - Jumlah dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Pauh Agung, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo cukup fantastis.

Jumlah kerugian sesuai yang dilaporkan warga sejak tahun 2016 hingga 2020 nilainya berkisar Rp 1.548.132.000. Itu belum termasuk tahun 2018 yang tengah dalam pengumpulan data oleh pihak pelapor.

Dari data yang disampaikan pihak pelapor kepada wartawan dirincikan mukai tahun 2016. Tahun 2016 sebesar Rp 225.335.000, tahun 2017 sebesar Rp 400.321.000, tahun 2018 dalam pengumpulan data, tahun 2019 sebesar Rp 490.630.000, dan tahun 2020 sebesar Rp 431 846.000.

"Totalnya sekitar Rp 1.548.132.000 belum termasuk tahun 2018. Karena yang tahun 2018 kami masih ngumpulkan data," beber Yuzarman, pelapor yang juga anggota BPD Pauh Agung.

Khusus tahun 2020 lanjutnya, dugaan korupsi itu terlihat jelas lantaran dana desa dicairkan namun kegiatan di lapangan minim dilakukan.

"Untuk tahun 2020, karena Covid-19, maka banyak kegiatan yang tidak dilaksanakan, tapi anggarannya tetap dicairkan oleh Rio sebesar Rp 431 846.000," ujarnya lagi.

Sejauh ini tidak ada pihak Pemdus Pauh Agung yang bisa dimintai keterangan terkait laporan tersebut. Awak media yang mendatangi kantor Rio Pauh Agung pada jumat (17/09/2021) kemarin dalam kondisi kosong.

Terpisah, Kadis PMD Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya telah memanggil Datuk Rio Pauh Agung dan meminta agar segera menyelesaikan temuan di desanya.

"Sebelumnya kami sudah panggil kepala desanya agar segera menyelesaikan masalah di desa termasuk temuan dugaan penyimpangan dana desa, namun beliau lamban, sekarang sudah diperiksa oleh Jaksa dan jalani saja prosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Taufik.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments