Minggu, 23 Januari 2022

Puluhan Handphone Warga Binaan Lapas Muaratebo Dimusnahkan

Selasa, 02 November 2021 | 10:53:20 WIB


Pemusnahan handphone yang disita dari penghuni Lapas Tebo
Pemusnahan handphone yang disita dari penghuni Lapas Tebo / istimewa

MUARATEBO – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaratebo belum lama ini menggelar razia barang terlarang di blok hunian warga binaan.

Hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan belasan handphone (HP), powerbank, gunting, kipas angin, dan barang lainnya yang dilarang masuk ke dalam Lapas.

Barang-barang terlarang yang disita dari blok hunian warga binaan Lapas Kelas IIB Tebo ini, selanjutnya dimusnahkan petugas.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Jambi, Muhammad Jahari Sitepu menegaskan, jika ada oknum pegawai yang menjadi perpanjangan tangan dalam memasukkan barang terlarang untuk warga binaan, akan dipindahkan.

"Jika terulang lagi, saya tidak segan-segan memindahkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)ke Nusakambangan, kalau tidak bisa dibina. Termasuk pegawai yang menjadi perpanjangan tangan WBP, ini sesuai aturan PP kepegawaian," ungkapnya.

Menurutnya, Lapas Tebo memang telah membuktikan kepatuhan tentang instruksi Dirjen Pas Kemenkum-Ham RI menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. "Saya minta instruksi ini terus ditindaklanjuti lagi agar tujuannya tercapai," katanya.

Sementara itu, Kalapas Tebo Reindhards Indra Pitoy menyebutkan, barang yang dimusnahkan pihaknya yakni, 96 unit handphone (HP), 17 unit powerbank, gunting, kipas angin, dan barang lain yang dilarang masuk ke dalam Lapas.

"Puluhan barang hasil penggeledahan tersebut, dikumpulkan pegawai kita sejak November 2020 hingga November tahun 2021. Diantaranya paling banyak alat komunikasi seperti handphone dan telah kita musnahkan dengan cara dibakar," katanya, Selasa (2/11).

Dijelaskannya, operasi penggeledahan barang akan selalu dilakukan, jika masih ditemukan barang terlarang, pihaknya siap mengikuti petunjuk kebijakan dan aturan yang berlaku.

"Saya minta tidak ada lagi barang terlarang yang masuk, jika kedapatan akan kita beri tindak tegas, baik WBP maupun pegawai yang bekerjasama," katanya.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments