Senin, 15 Agustus 2022

Polda Jambi Gelar Operasi Zebra, Balap Liar dan Angkutan Batubara Jadi Sasaran Prioritas

Senin, 15 November 2021 | 11:32:13 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo
Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo / Metrojambi.com

 JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi beserta seluruh Polres dan Presta jajaran mulai 16 hingga 28 November menggelar Operasi Zebra Siginjai 2021.

Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo mengatakan, Operasi Zebra digelar dalam rangka cipta kondisi kamseltibcarlantas jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Rachmad menyebutkan, ada beberapa sasaran prioritas dalam Operasi Zebra kali ini.

"Sasaran utamanya yakni balap liar, penertiban knalpot brong, kendaraan yang over loading, serta ada kegiatan simpatik berupa peningkatan vaksinasi. Jadi sambil operasi petugas yang melaksanakan juga akan melaksanakan kegiatan vaksinasi," kata Rachmad usai apel gelar pasukan di Mapolresta Jambi, Senin (15/11).

Ditambahkan Rachmad, penertiban angkutan batubara juga menjadi sasaran dari Operasi Zebra kali ini. "Terkait keresahan masyarakat terhadap angkutan batubara, itu akan juga menjadi fokus operasi ini. Kita akan melaksanakan secara tegas namun humanis," ujar Rachmad.

Ia juga mengimbau kepada pemilik angkutan, agar tidak memuat atau memodifikasi truknya agar bisa mengangkut muatan melebihi ketentuan, karena akan dipidana.

"Bilamana melakukan modifikasi sehingga dimensinya melebihi dari ketentuan, pemilik juga bisa dipidana," tegas Rachmad.

Kapolda Jambi juga meminta kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, untuk memperbaiki jalan-jalan yang berlubang diwilayahnya.

"Jalan yang berlubang ditambah lagi dengan beban yang over loading dapat mengabikatkan patah As dan melintang di jalan, kendaraan bisa terguling. Kami mohon itu segera diperbaiki," katanya.

Selain itu, jalan yang tidak tersedia kantong kantong parkir, juga dapat menyebabkan kecelakaan, karena apabila kendaraan besar memarkirkan dibahu jalan akan memenuhi badan jalan.

"Itu juga bisa menjadikan kecelakaan, ketika kendaraan mendahului tidak bisa melihat kendaraan dari depan," tutupnya.

Pada kegiatan operasi kepolisian terpusat ini ada 383 personel kepolisian yang dilibatkan. Operasi juga melibatkan pihak TNI dan Dinas Perhubungan.


Penulis: Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments