Kamis, 7 Juli 2022

Ledi Dalang Pelarian, Amin Beri Komando

Selasa, 16 November 2021 | 09:11:25 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo melakukan pengecekan pasca kaburnya puluhan tahanan Polres Batanghari dari LPKA Muarabulian, Senin (14/11)
Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo melakukan pengecekan pasca kaburnya puluhan tahanan Polres Batanghari dari LPKA Muarabulian, Senin (14/11) / Metrojambi.com

MUARABULIAN - Aksi pelarian para tahanan Polres Batanghari dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (dikenal dengan sebutan Lapas Anak) Sungaibuluh, Muarabulian, bagai film India. Dari pemeriksaan sementara, pelarian diduga iniasitif salah satu tahanan kasus narkoba bernama Ledi Azwar.

Informasi yang didapat Metro Jambi, pemeriksaan terakhir terhadap tahanan dilakukan pada Minggu (14/11), pada pukul 21.30 WIB. Sekitar pukul 22.00 WIB, Ledi Azwar yang disebut polisi sebagai otak pelaku masuk kamar mandi untuk mengambil sebatang balok kayu.

Dengan balok itu dia merusak besi behel jendela ruang tahanan hingga patah dan lepas dari rangka teralis. Setelah itu, dia memasang kembali besi tersebut dan mengikatnya dengan tali. Bersama tahanan lain, Ledi lalu mengatur siasat selanjutnya.

Informasi yang dari para saksi yang dihimpun petugas, sekitar pukul 24.00 WIB malam itu salah satu tahanan mencoba memanggil nama petugas jaga dari dalam sel. Namun, tidak ada jawaban.

Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh Ledi Azwar dan tahanan lainnya untuk membuka kembali besi yang diikat tali tadi. Ledi berhasil keluar dari celah jendela sel menuju lorong blok.

Dia diduga memutus kabel kamera pengintai atau CCTV dan mencuri kunci sel. Dia menemukan kunci di dalam saku kemeja petugas jaga yang tergantung di salah satu jendela ruang jaga. Selanjutnya dia leluasa membuka semua kunci ruang sel tahanan.

Kemudian, dia meminta tahanan lain bernama Amin untuk mengomando seluruh tahanan agar bersama-sama keluar dan melarikan diri melewati pintu penjagaan yang tidak dijaga. Mereka memanjat dinding bangunan setinggi 2,5 meter.

Lolos dari dinding bangunan, mereka memanjat dinding pagar luar setinggi 4 meter dengan dibantu kain sarung yang disambung-sambung. Di luar pagar, mereka bebas berlari kemana pun pada malam buta tersebut.


Penulis: Chy/Nov
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments