Minggu, 26 Juni 2022

Propam Periksa 10 Anggota Polres Batanghari Terkait Tahanan Kabur

Kamis, 18 November 2021 | 20:40:40 WIB


Kombes Pol Mulia Prianto
Kombes Pol Mulia Prianto /

 JAMBI - Sebanyak 10 orang anggota Polres Batanghari diperilsa Bidang Profesi dan Pengamanan(Propam) Polda Jambi terkait kejadian kaburnya 24 orang tahanan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muarabulian, Kabupaten Batanghari, Senin (15/11) dini hari.

"Sampai saat ini pemeriksaan masih berlangsung," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, Kamis (18/11).

Sejauh ini, 13 dari 24 tahanan yang melarikan diri telah berhasil ditangkap kembali. Mulia mengatakan, terhadap tahanan yang belum tertangkap hingga saat ini masih dilakukan pencarian.

"Tim gabungan dari Polda Jambi dan Polres Batanghari masih melakukan pencarian terhadap tahanan yang belum tertangkap," kata Mulia.

Adapun 13 tahanan itu terdiri rinciannya enam orang tahanan telah berhasil ditangkap kembali dan tujuh orang tahanan menyerahkan diri atau diserahkan oleh pihak keluarga dan saat ini mereka sudah diamankan di rutan Polda Jambi.

Data dari kepolisian identitas tahanan Polres Batanghari yang sudah diamankan sebanyak 13 orang dari 24 tahanan yang kabur, yang pertama Rahmat Dwi Putra bin Suhendra atas kasus narkoba menyerahkan diri, kedua Rendi Danuarta bin Manap (Narkoba), ketiga Riadi alias Puyuk bin Sazili (Narkoba), keempat Syahrur Rizqi bin M Nursin (Narkoba), kelima Al Amin bin M Awi (Narkoba), keenam Gunawan alias Agun bin Sarip (Narkoba), ketujuh Deden Ariandi Prayoga bin Sugiono (Narkoba), Kedelapan ada Juan Veron bin Bastian (Narkoba), kesembilan M Revaldo bin Zulkaisam (Narkoba), ke-10 Resgianto alias Gawu bin Rajono (titipan JPU), ke-11 Iwan Septiawan bin Suryadi (titipan jaksa atau Kejari Batanghari), ke-12 Arri Sakti bin Suryadi (Narkoba) dan ke- 13 Antonius Virgo alias Pendi bin Zawawi (Illegal Driling)

Sedangkan sisa tahanan yang belum ditangkap berjumlah 11 orang dan data mereka adalah Ito Wahyudi bin Hamzah (tahanana Hakim), Dedek Veron bin Bastian (Narkoba), Fransiscus Xaperius Rio anak Piktor Arus Petrus (Narkoba), Rikhy Evalino Akbar bin Ismail (Narkoba), Mat Tarjamin bin Matna (Ilog), Eggy S Bentala bin Rahmat Gamalsia (Narkoba), M Sobri Harahap bin Duski Mirja (Narkoba), Yunus bin Efendi (narkoba), Ledi Azwar bin Hamzah (Narkoba), Sodikun bin Suparman (Driling), Joko Purnomo bin Tulus (Driling).


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments