Sabtu, 4 Desember 2021

Meledak Saat Heli Melintas

Dentuman di Pamenang Dipastikan dari Jaringan Sutet

Rabu, 24 November 2021 | 07:23:05 WIB


Tim Basarnas melakukan pemeriksaan di lokasi ledakan yang sempat dikira helikopter jatuh di wilayah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (23/11)
Tim Basarnas melakukan pemeriksaan di lokasi ledakan yang sempat dikira helikopter jatuh di wilayah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (23/11) / Metrojambi.com/Basarnas Jambi

 JAMBI - Sebuah ledakan besar mengagetkan warga Pamenang, Kabupaten Merangin, Selasa (23/11) siang. Ledakan yang disangka kecelakaan heli tersebut mengundang banyak spekulasi warga hingga aparat kepolisian turun tangan.

Metro Jambi yang mendapat informasi tersebut juga langsung mengkonfirmasi berbagai pihak. Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan mengaku belum bisa memastikan asal ledakan.

“Belum bisa dipastikan. Saat ini anggota lagi mengecek ke lapangan,” kata Irwan Andy yang dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa siang.

Informasi soal ledakan yang dikaitkan dengan kecelakaan helikopter muncul di media sosial sekitar pukul 12.00 WIB dan segera menjadi perbincangan. Banyak pihak memastikan bahwa ledakan terjadi hampir bersamaan dengan lewatnya heli pemantau kebakaran hutan dan lahan.

Kapolsek Pamenang Iptu Fatkur Rohman menyatakan menerima informasi serupa dari masyarakat yang mendengar ledakan. Personel polsek dan Brimob Yon B beserta ambulans Puskesmas Pamenang pun diterjunkan untuk mengecek dan mencari lokasi ledakan.

Tim melakukan penyisiran selama dua jam, namun tidak menemukan adanya kecelakaan heli. Kepada sejumlah media, Fatkur menyatakan sempat mengontak Badan Penangan Bencana Daerah Provinsi Jambi.

Dari BPBD diketahui bahwa memang ada jadwal pemantauan karhutla dari udara dengan heli di Batanghari, Sarolangun dan Merangin. Namun, ujar Fatkur, setelah dikonfirmasi ke awak heli diketahui bahwa semuanya baik-baik saja.

GM Bandara Sultan Thaha Jambi Siswanto yang dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon pada siang itu juga mengaku tidak mendapatkan kabar adanya kecelakaan heli.

“Sementara belum ada kabar apa pun. Kita koordinasi dengan BPBD itu clear, nggak ada,” katanya. “Kita sudah koordinasi tidak ada itu, aman semuanya itu di sini,” tambahnya.

Belakangan diperoleh informasi bahwa sumber ledakan adalah jaringan listrik tegangan tinggi (Sutet) di kawasan Pamenang. Keterangan ini juga disampaikan juru bicara Basarnas Jambi, Lutfi, kepada awak media.

“Terkait info ada heli jatuh di daerah Pemenang, Merangin, saya sudah konfirmasi ke Kapolsek Pemenang. Ternyata bukan heli jatuh, tetapi ada tower Sutet yang meledak. Pada saat kejadian, kebetulan heli memang sedang melintas di sekitar lokasi tersebut,” kata Lutfi.

Informasi lain yang diperoleh Metro Jambi menyebutkan ledakan bersumber dari korsleting listrik Sutet di kebun karet. Diduga goyangan pohon karet dan jengkol yang dihembus angin membuat kabel listrik tegangan tinggi untuk bersentuhan dan mengeluarkan ledakan keras.

Tak lama setelah informasi itu didapat, petugas PLN Bangko turun mengecek sekitar lokasi ledakan. Kawasan itu lalu dipasangi garis polisi.


Penulis: nov/fdy
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments