Selasa, 9 Agustus 2022

Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Penipuan Pembelian Puluhan Ribu Sak Semen

Senin, 04 Oktober 2021 | 10:50:08 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jambi Ritis Chandra, menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh Yuli, tersangka kasus dugaan penipuan pembelian puluhan ribu sak semen yang ditangkap anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi pada 4 September 2021 lalu.

Dalam amar putusannya yang dibacakan dalam persidangan hari ini, Senin (4/10), hakim menyatakan jika penetapan tersangka dan penangkapan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Jambi sudah sesuai prosedur.

"Dalam putusannya hakim menolak permohonan praperadilan tersangka. Hakim menyatakan apa yang kita lakukan sudah sesuai prosedur dan profesional," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi Kompol Rio saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Yuli melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka, penangkapan, hingga penahanan oleh Ditreskrimum Polda Jambi.

Terkait penetapan tersangka, pihak Yuli mengatakan kasus ini dulu sudah pernah di SP3. Namun saat dibuka kembali, tiba-tiba Yuli ditetapkan tersangka tanpa pernah dipanggil.

Sementara itu terkait penangkapan, pihak tersangka mengatakan jika petugas kepolisian tidak menunjukkan surat perintah penangkapan.

Dikarenakan penetapan tersangkan dinilai tidak sesuai prosedur, pihak Yuli mengatakan jika penahanan juga tidak sah.

Menggapi poin gugatan Yuli, Rio mengatakan semua proses penyidikan, penagkapan, sampai penahanan benar menurut hakim. "Suratnya ada semua. Kita tidak mungkin jauh-jauh ke Jakarta tanpa surat lengkap," kata Rio.

Terkait penetapan tersangka tanpa adanya pemeriksaan terlebih dahulu, Rio mengatakan pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat pemanggilan terhadap Yuli.

"Yuli tidak pernah diperiksa sebagai saksi dan tersangka karena tiga kali dipanggil tidak datang dan sudah tidak berada di Jambi," ujarnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments