Minggu, 23 Januari 2022

Baru Satu SD di Bungo Nyatakan Kesiapan Gelar PBM Tatap Muka

Rabu, 26 Agustus 2020 | 20:15:35 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / dok.metrojambi.com

 MUARABUNGO - Dari 243 Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di Kabupaten Bungo, baru satu sekolah yang menyampaikan laporan kesiapan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka.

Nasrun, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo menyampaikan, dalam waktu dekat proses pembelajaran tingkat Sekolah Dasar akan segera dibuka secara tatap muka.

Namun hingga kini kesiapan dalam memenuhi protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, desinfektan dan bangku berjarak belim sepenuhnya dilaporkan pigak sekolah.

Nasrun mengatakan,pihaknya hingga kini masih menunggu kesiapan  sekolah secara keseluruhan untuk dilakukan pembelajaran tatap muka.

"Jenjang Sekolah Dasar (SD) yang memberikan surat keterangan kesiapan pembelajaran tatap muka mengikuti protokol kesehatan baru satu dari 243 sekolah negeri dan swasta," ujarnya, Rabu (26/8/2020).

Sementara itu untuk sekolah di tingkat menengah pertama, Nasrun mengatakan proses belajar mengajar tatap muka audah berjalan. Meski demikian masih terdapat ada orang tua yang menolaknya.

"Sekolah Menengah Pertama (SMP) belajar secara tatap muka, tapi masih ada orang tua yang menolak kita lakukan belajar online," ujarnya.

Dia berharap agar pihak sekolah agar segera memebuhi persyaratan protokol kesehatan sebelum dimulainya PBM tatap muka.

Sementara itu Tobroni Yusuf, Koordinator Tim Gugus Tugas Covid-19 menyampaikan hasil evaluasi bersama pihak terkait dilapangan masih dalam analisis tim. Sehingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi untuk pembelajaran tatap muka.

"Hasil evaluasi lapangan beberapa waktu lalu masih dalam analisis tim," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Nasrun  mengklaim pihaknya telah mendapat persetujuan dari pemerintah daerah dalam ini Bupati Bungo, Mashuri. Hal itu berdasarkan nota dinas yang disampaikan sebelum dimulainya tatap muka pada Juli lalu.


Penulis: Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments