Minggu, 23 Januari 2022

Dukung PTM, Sebelum Sekolah Anak Divaksin dan Dibekali Masker

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:17:14 WIB


Suasana pembelajaran tatap muka salah satu sekolah dasar di Kota Jambi
Suasana pembelajaran tatap muka salah satu sekolah dasar di Kota Jambi / istimewa

Jambi - Sejumlah sekolah di Kota Jambi, mulai Senin (04/10/2021) menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

Kegiatan PTM dilaksanakan, setelah sebelumnya selama beberapa bulan para pelajar mulai jenjang TK, SD hingga SMA belajar secara daring akibat tingginya angka penyebaran Covid-19.

Kebijakan memberlakukan PTM secara terbatas tersebut diambil karena Kota Jambi tidak lagi berstatus level IV penyebaran Covid-19.

Pemberlakuan PTM ini disambut baik orang tua siswa. Sebab, selama mengikuti pembelajaran jarak jauh atau menggunakan sistem daring, dirasa tidak maksimal.

‘’Kalau belajar secara daring di rumah, anak sulit memahami pelajaran. Kita sebagai orang tua juga terkadang tidak bisa selalu mendampingi anak belajar,’’ ujar Lilis, orang tua salah satu pelajar SMP di Kota Jambi.

Namun selama pembelajaran daring, dirinya tetap berusaha agar sang anak fokus belajar. ‘’Kami sangat mendukung diberlakukannya PTM. Salah satu bentuk dukungan kami adalah, anak-anak sudah di vaksin,’’ ungkapnya.

Selain itu, ketika anak mulai masuk sekolah, dirinya membekali putranya dengan masker dan hand sanitizer. "Tidak masalah walaupun belajar hanya satu atau dua jam, yang penting ada pertemuan di sekolah,’’ katanya.

Pihak sekolah sendiri, kata Lilis sepertinya sudah siap menggelar PTM. ‘’Ketika mengantar anak ke sekolah, sebelum masuk kelas saya lihat siswa harus mencuci tangan, dan kursi di kelas juga dibatasi. Jadi bagi saya tidak masalah belajar tatap muka,’’ ujarnya.

 Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Mulyadi menyebutkan, pelaksanaan PTM tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat, dengan pelajar di atas usia 12 tahun harus sudah divaksin.

Bagi pelajar yang belum divaksin dan di bawah usia 12 tahun bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka namun terbatas.

Mulyadi menyebutkan, dalam satu kelas siswa yang belajar juga dibatasi. Pihak sekolah harus menyediakan sarana cuci tangan.

Kepala SMP Negeri 21 Kota Jambi Jamil Rusdi mengatakan, sebagai syarat PTM, pihaknya sudah melakukan persiapan, seperti warga sekolah sudah mengikuti vaksin dan menyiapkan sarana dan prasana pendukung prokes.

 Para pelajar sendiri sangat antusias datang ke sekolah untuk ikut kegiatan pembelajaran tatap muka. ‘’Senang lah bisa belajar di sekolah lagi. Kalau belajar di rumah dak bisa ketemu kawan-kawan,’’ ujar Dimas, salah satu pelajar SMP di Kota Jambi.


Penulis: Bar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments