Kamis, 27 Januari 2022

Polda Jambi Musnahkan Barang Bukti 9,6 Kg Sabu

Kamis, 02 Desember 2021 | 20:17:18 WIB


Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso memusnahkan barang bukti sabu menggunakan mobil incenirator, Kamis (2/12)
Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso memusnahkan barang bukti sabu menggunakan mobil incenirator, Kamis (2/12) / Matrojambi.com

 JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 9,6 kilogram dan 12 butir ekstasi hasil pengungkapan sejumlah kasus oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi selama tiga bulan terakhir.

Kegiatan pemusnahan dilakukan di halaman Mapolda Jambi, Kamis (2/12), dipimpin oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso.

"Sesuai dengan ketentuan pasal 91 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, barang bukti yang dilakukan penyitaan harus segera dilakukan pemusnahan dan sebagian disisakan guna kepentingan pembuktian di sidang pengadilan," kata Yudawan.

Hadir pula pada kesempatan itu perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Jambi, dan para penasehat hukum  tersangka.

Pemusnahan barang bukti sabu dilakukan menggunakan mobil incenirator atau mobil pemusnah narkoba milik BNNP Jambi. Dari 9,6 kg sabu-sabu dan puluhan butir ekstasi dari lima kasus dengan enam orang tersangka terdiri atas lima orang pria dan satu orang wanita.

Wakapolda juga menjelaskan, kelima tersangka tersebut berasal dari daerah yang berbeda, tersangka wanita berasal dari Aceh, satu orang pria tersangka berasal dari Sumatera Utara dan tersangka lainnya berasal dari Jambi.

Ia menasihati para tersangka agar insyaf dan menyampaikan kepada jaringannya karena penggunaan narkoba tidak ada untungnya bagi bangsa Indonesia.

"Kalu sebatas uang mungkin iya, Tetapi generasi muda ke depan  sangat merusak, semakin melemah dan membuat kita rusak," katanya.

Ia menambahkan, sabu 9,6 kg ini bila tidak terungkap akan merusak, asumsinya satu gram itu bisa dipakai untuk empat orang maka ada sebanyak 38.500 orang termasuk di dalamnya generasi muda yang terdampak.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments