Minggu, 23 Januari 2022

Koperasi Didorong Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

Selasa, 24 Juli 2018 | 14:04:08 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi mendorong koperasi memanfaatkan berbagai fasilitas kemudahan yang diberikan pemerintah, salah satunya seperti suku bunga yang ringan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi, Harmen Rusdi meminta fasilitas itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh gerakan koperasi.

"Sifatnya lebih kepada untuk mendorong koperasi dari sektor permodalan. Sebab, masalah modal ini juga menjadi salah satu kendala dalam lingkungan koperasi dan di satu sisi banyak juga pengurus koperasi yang tidak memahami prosedur-prosedur di bank," terang Harmen saat dikonfirmasi, Senin (23/7).

"Karena itu kita juga memberikan wawasan tentang berbagai akses permodalan yang disediakan oleh pemerintah, baik melalui lembaga ekonomi formal dan non formal, maupun dari lembaga pemerintah, seperti Lembaga Pengelolah Dana Bergulir," ujarnya lagi.

Ditambahkan Harmen, bahwa secara kuantitas jumlah Koperasi dan UKM di Provinsi Jambi meningkat. Sampai dengan tahun 2017, jumlah koperasi di Jambi sebanyak 3.896, dengan rincian 1.952 koperasi aktif dan 1.944 koperasi yang tidak aktif.

Sementara secara nasional, jumlah ekuitas koperasi Indonesia mencapai Rp 165,88 triliun dan modal dari luar sebesar Rp 28,23 triliun.

"Pembinaan kita lebih kepada koperasi yang berprestasi, walau sedikit tapi berkualitas. Program prioritas kita adalah terwujudnya satu kecamatan satu koperasi berkualitas dan berprestasi minimalnya. Ini merupakan kegiatan yang bersinergi dengan kegiatan Kementerian dan kita sesuaikan dengan visi misi Jambi Tuntas," ujarnya.

Hingga saat ini, koperasi Jambi telah mengantongi beberapa penghargaan. Setelah satu tahun program ini dicanangkan, pada Hari Koperasi Nasional 2018 di Tangerang, tiga koperasi asal Jambi mendapat penghargaan sebagai koperasi berkualitas dan berprestasi tingkat nasional, diantaranya Koperasi Dharma Bakti dari Limbur Kabupaten Muara Bungo, Koperasi Sumber Makmur dari Desa Bulian Merangin dan Koperasi Simpan Pinjam dari Desa Air Tenang, Kerinci.

Selain penghargaan tersebut, koperasi Jambi juga mendapatkan penghargaan untuk OPD Dinas Koperasi berprestasi tingkat nasional yaitu Dinas Koperasi Kota Sungaipenuh.

"Kita harapkan dengan mendapatkan penghargaan ini koperasi yang lain juga terdorong dan termotivasi lebih baik lagi," tuturnya.

Dijelaskannya, untuk di tahun 2019 nanti sebagai reward terhadap dua OPD Mandiri berprestasi, pihak Kementerian akan meningkatkan alokasi anggaran PBN, Tanjung Jabung Timur dan Kota Sungai Penuh sebesar Rp 1 miliar.

Sedangkan untuk Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi ada kenaikan APBN sebesar Rp 1,5 miliar. "Jika sebelumnya APBN kita jumlahnya Rp 3,5 miliar sekarang jadi Rp 5 miliar," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments