Minggu, 23 Januari 2022

2018, Pertumbuhan Aset Perbankan Melambat

Rabu, 25 Juli 2018 | 10:53:43 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI  -  Aset perbankan pada triwulan 1 tahun 2018 tercatat sebesar  Rp 43,45 triliun atau tumbuh sebesar 7,18 persen (yoy). Pertumbuhan ini melambat dibandingkan dengan triwulan 4 di 2017 yang mencapai Rp 42,66 triliun atau tumbuh sebesar 11,92% (yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto mengatakan, pertumbuhan aset perbankan didorong oleh tumbuhnya aset di semua kelompok bank.

"Aset bank pemerintah tumbuh 9,63% (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 14,81%  (yoy). Aset bank swasta tumbuh 1,43% (yoy) lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya 5,50% (yoy)," ujarnya, Senin (23/7).

Sementara itu, berdasarkan kegiatan usaha bank konvensional mengalami perlambatan pertumbuhan aset dari sebesar 10,84% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 5,83% (yoy) pada triwulan 1.

"Berbanding terbalik dengan pertumbuhan aset di bank konvensional, aset Bank Syariah tercatat mengalami peningkatan pertumbuhan sebesar 28,43% (yoy), dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 26,51%," jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan pangsa asetnya kelompok bank dengan aset terbesar adalah bank pemerintah Rp 31,19 triliun diikuti bank swasta  Rp 12,25 triliun.

Sementara pangsa aset bank menurut kegiatan masih didominasi oleh bank konvensional dengan aset sebesar  Rp 40,33 triliun dan Bank Syariah dengan aset sebesar  Rp 3,12 triliun.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments