Rabu, 26 Januari 2022

Gerebek Kediaman Bandar Sabu, Polres Tanjabtim Amankan Airsoft Gun

Jumat, 01 Maret 2019 | 16:33:45 WIB


Pelaku yang berhasil diamankan
Pelaku yang berhasil diamankan / istimewa

MUARASABAK – Dua orang pria yang diduga bandar narkotika jenis sabu-sabu, Rabu (27/2), ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Pelaku yang ditangkap adalah Ismail nin Basololo dan Asnawi alias Kirik bin Telong.

Kasat Resmarkoba Polres Tanjabtim AKP Mukhlis Gea mengatakan penangkapan dilakukan Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjabtim. Selain barang bukti yang diduga sabu-sabu, anggota Satresnarkoba Polres Tanjabtim juga mengamankan senjata api (senpi).

Gea mengatakan, penangkapan bermula saat pihaknya menggelar operasi di dua lokasi berbeda, yang diduga sering menjadi lokasi tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Kedua lokasi yang didatangi adalah rumah milik Basso dan Ramli.

"Saat penggerebekan Ramli tidak berada di rumah. Namun kita berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan jika Ramli juga pengedar Sabu. Penggeledehan di rumah Ramli disaksikan ketua RT setempat," ungkap Gea.

Dari hasil pengembangan, lanjut Gea, keduanya mendapatkan pasokan Sabu dari MN warga Parit 2 Desa Pangkal Duri. Sayangnya, saat tim bergerak ke rumah MN, dalam keadaan kosong.

Saat penggeledahan di kediaman MN, petugas kepolisian mendapatkan airsoft gun, sebilah badik, dan dua kotak magazine yang satunya berisi peluru.

"Awal mula penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, sering terjadi transaksi Narkoba di Desa Pangkal Duri. Informasinya Sabu yang masuk kesana (Pangkal Duri), berasal dari Kepuluan Riau (Kepri)," jelasnya.

Lebih lanjut Gea mengatakan, dari operasi yang dilakukan pihaknya menangkap Ismail nin Basololo dan Asnawi alias Kirik bin Telong. Saat ini keduanya masih diperiksa intensif di Mapolres Tanjabtim.

Saat ini, kata Gea, pihaknya masih melakukan pengembangan perkara ini. Kedua pelaku yang diamankan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Kita masih kembangkan," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments