Selasa, 17 Mei 2022

Sebut Tak Ada Pengusiran, Al Haris: Mentan Hindari Kerumunan

Senin, 08 November 2021 | 09:03:35 WIB


Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerja ke Jambi
Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerja ke Jambi / Metrojambi.com/Diskominfo Jambi

JAMBI – Heboh kabar pengusiran wartawan dalam rangkaian kunjungan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jambi pada Sabtu (6/11) lalu ditanggapi serius oleh Gubernur Jambi Al Haris. Menurut Gubernur, Mentan tidak bermaksud mengusir awak media.

“Beliau tidak ada mengusir siapa-siapa. Yang ada, beliau hanya tidak ingin kita berkerumun,” ujar Al Haris menjawab wartawan dalam kunjungan kerja ke Kerinci, Minggu (7/11/).

Menurut Haris, kedatangan Mentan bertujuan meningkatkan pertanian Provinsi Jambi dan tidak ingin ada kesan meningkatkan kasus Covid-19. Karena itu, Gubernur meminta awak media mencari titik jernih persoalan ini.

“Saya minta maaf kepada media, Pak Mentan tidak bermaksud apa-apa. Beliau khawatir kedatangannya berkesan menjadi pemicu kerumunan. Beliau hanya ingin Jambi aman dari Covid-19,” tegas mantan Bupati Merangin dua periode ini.

Dalam kunjungan ke Provinsi Jambi, Mentan melakukan serangkaian kegiatan. Salah satunya mengecek gudang pinang di Desa Pudak III, Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (6/11). Saat itu, Mentan meminta sejumlah awak media meninggalkan ruangan.

Rupanya, tindakan Mentan ini menyinggung sejumlah awak media sehingga memunculkan aksi protes. Tak hanya wartawan, Mentan juga meminta pihak lain yang membuat kerumunan untuk menjauh.

Berbicara di Aula Rumah Dinas Gubernur, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Kementan siap memberikan dukungan bagi pengembangan komoditi-komoditi pertanian baru di Jambi.

“Kalau mau mengembangkan komoditi pisang bisa saja. Saya setuju, tadi saya kasih langsung Pak Gubernur 10 ribu pohon,” kata Syahrul.

Menteri Pertanian juga menegaskan bahwa eksportir Jambi harus fokus pada komoditi yang akan diekspor. Melalui dialog ini Mentan mendorong agar anak-anak muda di Jambi dapat menggeluti bisnis ekspor.

“Kalau untuk ekspor harus fokus pada komoditi yang mana. Silahkan ekspor saja supaya di Jambi juga ada mentor anak-anak di Jambi untuk terjun ke bidang ekspor,” ucapnya.

Gubernur Al Haris menyebutkan kemungkinan pemerintah mengembangkan komoditi pisang di Jambi. “Ke depannya bisa saja kita kembangkan tanaman pisang ini, lahan kosong dimanfaatkan,” ujar Haris.


Penulis: chy/ant
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments