Jumat, 1 Juli 2022

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Ruko Kincai Plaza

Minggu, 12 Desember 2021 | 15:44:59 WIB


/ Metrojambi.com

 SUNGAIPENUH - Seorang pria bernama Amri (51) ditemukan meninggal dunia dalam salah satu ruko yang berada di lantai dua Kincai Plaza, Kota Sungaipenuh, Minggu (11/12) pagi.

Amri yang merupakan warga Saung Naga No 98, RT 03 RW 01, Kecamatan Batu Raja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, ditemukan meninggal dunia di ruko milik Ilham Febri.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi Siswoyo mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban yang bekeja sebagai tukang pangkas rambut diketahui sakit.

Edi Mardi menyebutkan, sekira pukul 06.00 WIB ada saksi yang berniat ke warung makan untuk sarapan pagi, namun warung tersebut belum buka. Saat itu, saksi melihat rolling door atau pintu sebelah warung makan terbuka sekitar 10 Cm.

Di dalam ruko yang pintunya sedikit terbuka itu, saksi melihat seseorang dalam keadaan telungkup sambil tangan kirinya memegang perutnya. Saksi memperkirakan orang tersebut sudah tidak bernyawa lagi.

"Untuk memastikan kebenarannya, saksi langsung ke rumah pemilik ruko atas nama Ilham Febrian dikarenakan saksi tidak berani membuka pintu ruko tersebut. Kemudian setelah saksi memberi tahu pemilik ruko tersebut,saksi dan pemilik ruko pergi bersama-sama untuk melihat dan memastikan," kata Edi Mardi.

Sesampainya di ruko tersebut, pemilik ruko melihat dan mengatakan bahwa benar orang tersebut sudah meninggal dunia, kemudian pemilik ruko langsung menghubungi pihak kepolisian guna untuk ditindaklanjuti.

"Dengan peristiwa tersebut, pihak Dokpol Polres Kerinci melakukan pemeriksaan mayat tersebut. Alhasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan," katanya.

“Keterangan saksi Fadli, Amri baru dua hari pulang dari Rumah Sakit DKT Sungaipenuh, saat berobat dibiayai oleh persatuan pedagang kincai plaza. Amri seorang tuna wisma,” pungkasnya.

Mayat tersebut dimakamkan dengan bantuan dari organisasi perantau Agam Pasaman Limapuluh Kota (APL).


Penulis: Dedi Aguspriadi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments