Minggu, 26 Juni 2022

Warga Kecewa dengan Anggota DPRD Jambi Dapil Kerinci-Sungaipenuh

Rabu, 22 Desember 2021 | 14:14:18 WIB


Warga yang terdampak banjir hanya mendapat bantuan karung kosong
Warga yang terdampak banjir hanya mendapat bantuan karung kosong / dok/metrojambi.com

KERINCI - Warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh yang daerahnya belum lama ini kebanjiran, kecewa dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dari daerah pemilihan (dapil) Kerinci-Sungaipenuh.

Mereka dinilai tidak menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak banjir. Apalagi saat ini sejumlah anggota dewan tersebut tengah melakukan reses di Kerinci dan Sungaipenuh, seperti Hakiman dari Gerindra, Zubir Dahlan dari PDIP, dan Apriodito dari Golkar.

Baca juga : Banjir di Depati Tujuh, BPBD Kerinci Hanya Berikan Karung Kosong Kepada Warga

"Sebelum terpilih dulu semuanya sibuk keliling menarik perhatian dari masyarakat, berbagai janji diutarakan. Pas ada kejadian banjir dan para korbannya masyarakat yang memilihnya duduk di DPRD Jambi justru diabaikan. Padahal ini waktu yang tepat karena semuanya tengah reses di Kerinci," kata Agus, warga Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci.

Menurut Agus, seharusnya mereka turun menyerap aspirasi masyarakat di Depati Tujuh dan menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat terkait penanganan banjir dan tebing longsor di aliran Sungai Batang Merao.

Baca juga : Cuaca Ekstrem, Warga Kerinci dan Sungaipenuh Diminta Waspada

Ketua Forum Peduli Daerah Safrial juga menyayangkan sikap dari anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Kerinci-Sungaipenuh yang tidak datang ke lokasi banjir di Depati Tujuh.

"Kedatangan anggota DPRD Provinsi Jambi di daerah Depati Tujuh sangat diharapkan masyarakat, karena masyarakat ingin menyampaikan aspirasi terkait luapan Sungai Batang Merao yang sering terjadi. Karena Sungai Batang Merao wewenang BWSS VI, yang bisa memperjuangkan anggota DPRD Jambi," kata Safrial.

Ditambahkan Safrial, masyarakat Depati Tujuh sangat kecewa, karena sampai saat ini tidak seorangpun anggota DPRD Jambi yang peduli dan datang ke Depati tujuh, terutama di desa lubuk suli sebagai titik paling parah terkena dampak banjir.

"Jangan datang saat kampanye saja, datanglah disaat masyarakat sedang berduka. Tolong cek kondisi warga yang terkena dampak banjir, pihak dari kementerian saja suda datang masa anggota DPRD Jambi yang terpilih karena suara masyarakat Kerinci tidak hadir," tegasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments