Senin, 26 September 2022

Dua Tahanan Kabur Diminta Segera Menyerahkan Diri

Selasa, 21 Desember 2021 | 11:43:06 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo melakukan pengecekan pasca kaburnya tahanan Polrea Batanghari dari LPKA Muarabulian.
Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo melakukan pengecekan pasca kaburnya tahanan Polrea Batanghari dari LPKA Muarabulian. / dok/metrojambi.com

JAMBI – Dua tahanan kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Muarabulian masih terus diburu oleh tim gabungan Polda Jambi dan Polres Batanghari. Keduanya adalah Joko Purnomo, tahanan kasus illegal drilling dan Mat Tarjamin, tahanan kasus kehutanan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan meminta agar kedua tahanan yang saat ini masih berkeliaran di luar untuk segera menyerahkan diri.

"Kita sudah monitor pergerakan kedua tahanan tersebut, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera kita amankan," kata Kaswandi, Selasa (21/12).

Kaswandi mengatakan saat ini timnya masih berada di lapangan untuk melakukan pencarian. "Saya berharap untuk kedua tahan tersebut agar dapat menyerahkan diri," ujarnya.

Kepada kedua tahanan berupaya melakukan perlawanan saat akan diamankan akan diberi tindakan tegas. "Saya sudah memberi instruksi kepada anggota, apa bila mereka melakukan  perlawanan saat akan ditangkap, tentu akan kita beri tindakan tegas dan terukur,"  ujarnya.

Selain mengetahui gerak gerik kedua tahanan, pihak kepolisian juga sudah menyebar foto-foto para tahanan. "Sudah kita sebar foto foto pelaku," ujarnya.

Diketahui, sebanyak 24 tahanan Polres Batanghari kabur dari LPKA Muara Bulian, pada Senin (15/11/2021). Tahanan ini, didominasi oleh tahanan kasus Narkotika.              

Setelah kejadian, Polda Jambi dan Polres Jajaran langsung melakukan pengejaran sejalan besar, hingga berhasil mengamankan 22 tahanan. Pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan Polda lainnya, untuk memantau para tahanan.

Hasilnya, satu tahanan berinisial IW, berhasil ditangkap petugas di wilayah Lahat, Sumatera Selatan. Tidak hanya itu, IW juga dilumpuhkan dengan timah panas petugas lantaran mencoba melakukan perlawanan kepada petugas.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments