Jumat, 20 Mei 2022

183 Rumah di Tanjab Timur Hangus Terbakar Sepanjang 2021

Senin, 27 Desember 2021 | 11:26:45 WIB


Peristiwa kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjungjabung Timur beberapa waktu lalu
Peristiwa kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjungjabung Timur beberapa waktu lalu / dok/metrojambi.com

MUARASABAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjab Timur mencatat sepanjang tahun 2021 ini terjadi 11 kejadian kebakaran yang menghanguskan 183 rumah. Dari belasan kejadian itu, hampir 90 persen penyebabnya akibat korsleting listrik.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tanjab Timur Indra S Gunawan mengatakan, setelah pihaknya mempelajari dan melakukan investigasi di semua lokasi kejadian, diketahui korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran.

"Kebakaran pemukiman di Tanjab Timur memang setiap tahun terus terjadi berulang-ulang, dan penyebabnya semuanya hampir sama," kata Indra, Senin (27/12).

BPBD Tanjab Timur ke depannya akan bekerja sama dengan pihak PLN, jika ada masyarakat yang nakal dan berani untuk menambah arus listrik sendiri. Selain itu juga, mengimbau masyarakat untuk memeriksa kabel-kabel rumahnya yang sudah usang, agar dapat diganti dan tidak menimbulkan korsleting listrik.

"Kita coba nanti kerjasama dengan PLN. Itu salah satu upaya kita agar tidak ada lagi terjadi kebakaran akibat korsleting listrik," ungkapnya.

Indra berharap dan selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap api. Kepada ibu-ibu agar jangan lupa mematikan kompor setelah selesai masak, dan kepada bapak-bapak agar selalu memeriksa kabel-kabel yang tidak layak lagi digunakan. Karena api adalah teman jika kecil dan bisa juga menjadi musuh jika besar.

"Penggunaan lilin dan obat nyamuk juga harus berhati-hati, jangan sampai dapat menimbulkan kebakaran. Harus selalu waspada," katanya.

Untuk diketahui, dari 183 rumah yang menjadi amukan si jago merah di Kabupaten Tanjabtim, 148 rumah diantaranya rusak berat, 10 rumah rusak sedang dan 25 rumah rusak ringan. Kemudian jumlah jiwa yang terdampak ada sebanyak 659 jiwa.


Penulis: Nanang
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments