Kamis, 20 Januari 2022

Donasi Buku Wujudkan Taman Baco Atap Rumbe

Minggu, 02 Januari 2022 | 16:49:56 WIB


/ Metrojambi.com/ist

JAMBI - Penggalangan donasi buku untuk Taman Baco Atap Rumbe akhirnya membuahkan hasil. Ratusan buku terkumpul. Dapat mengisi taman baca itu pada peresmiannya di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (1/1/2022).

Taman Baco Atap Rumbe lahir atas keprihatinan melihat kondisi anak-anak di desa itu. Banyak yang telah bersekolah tetapi belum bisa membaca. Kondisi pandemi yang menghambat kegiatan belajar mengajar di sekolah, turut memperparah kondisi literasi di sana.

Pembina Taman Baco Atap Rumbe, Irma Tambunan, menyebutkan di Jambi Tulo, ada 150-an anak usia Sekolah Dasar di Jambi Tulo. Namun, sekitar 20 persen di antaranya belum melek huruf dan belum lancar membaca. Kondisi serupa sebenarnya tidak hanya di Jambi Tulo tetapi juga daerah lain di Provinsi Jambi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, anak usia 5 hingga 17 tahun yang belum dapat menulis dan membaca mencapai 10,13 persen. Bahkan, masih ditemui remaja hingga dewasa yang masih tergolong buta huruf.

Atas keprihatinan itulah, Taman Baco Atap Rumbe dibangun. Tempatnya memanfaatkan sebuah pondok kecil di atas kolam ikan di Jambi Tulo. Atapnya yang telah bocor digantikan dengan atap rumbia,atas donasi Gonau, usaha kerajinan tangan di Kota Jambi.

Begitu pula dinding bangunan dan jembatan menuju pondok yang telah lapuk diperbaiki. Pembenahan itu melibatkan para pemuda yang tergabung komunitas Muaro Jambi Bersakat (GMB). Termasuk membuat rak-rak buku yang memanfaatkan limbah kayu di desa.

Dari situ, solidaritas donasi buku menyebar lewat media sosial. Gerakan donasi diprakarsai oleh Forum Pegiat Literasi Jambi (FPLJ), yang merupakan berkumpulnya para pegiat literasi.

Pustakawan Rahendra turut hadir meresmikan taman baca, mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jambi Syamsurizal. Ia mengapresiasi inisiatif warga membangun taman baca secara swadaya di tengah berbagai keterbatasan. “Kehadiran taman baca sangat tepat untuk membangun tingkat literasi di perdesaan,” ujarnya.

Menyambut kehadiran para tamu, anak-anak taman baca menghibur dengan musik gambangan, kesenian tradisi lokal stempat. Mereka pun menganyam resam bersama-sama di dalam pondok dipandu instruktur Gonau Culinary and Craft. Selebihnya, anak-anak membaca buku dan saling berbagi cerita dipandu kak Masyita, fasilitator dari FPLJ.

Untuk literasi bagi para ibu, Yanti Budiyanti, dari FPLJ, memberi pelatihan mengolah daun cincau menjadi bahan minuman segar.

Masyita menambahkan, selama penggalangan donasi buku, bantuan mengalir deras dari para pengelola rumah baca di Jambi. Bahkan, ada pegiat rumah baca dari Sarolangun turut mengantarkan buku ke Kota Jambi untuk turut mendonasikan buku-buku.

Dalam kesempatan itu, anak-anak Taman Baco Atap Rumbe menebar benih ikan lokal serta menanam bibit tanaman lokal kemenyan dan kepayang.

GMB juga mengadakan diskusi tentang Sungai Dusun. Diskusi mengundang Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi Agus Widiatmoko, serta Balai Wilayah Sungai Sumatera yang diwakilkan Imam. Acara itu dipandu Ramon Eka dari AJI Jambi. (*)


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments