Senin, 26 September 2022

Warga Kampung Lebuh Telentam Keluhkan Jalan Rusak Parah

Selasa, 04 Januari 2022 | 22:50:58 WIB


Kondisi jalan Kampung Lebuh, Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo
Kondisi jalan Kampung Lebuh, Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo / Metrojambi.com

 MUARABUNGO - Warga Kampung Lebuh, Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo mengeluhkan kondisi jalan menuju dusun mereka yang rusak parah.

Warga merasa selama ini daerah mereka selalu tertinggal dalam hal pembangunan, bahkan dibanding dengan kampung-kampung lain di Dusun Telentam.

Menurut Kepala Kampung Lebuh, Usman, kondisi jalan hancur di beberapa titik itu telah terjadi sejak beberpa tahun terakhir. Bahkan tahun 2019 lalu sudah pernah diukur untuk dilakukan pengaspalan, hanya saja sampai kini belum terealisasi.

"Rencana dibangun sudah ado. Tahun 2019 orang PU bersamo anggota dewan perwakilan kami sudah turun untuk mengukur jalan. Katonyo mau diaspal. Warga sudah senang nian. Tapi sampai kini belum terealisasi," kata Usman, Sslasa (4/1/2022).

"Tolonglah pak perhatikan jalan kami ini pak. Kampung kami ini selalu tertinggal dalam hal pembangunan apopun. Selalu yang terakhir dapat pembangunan. Inilah yang warga kami rasokan bertahun-tahun," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut dikatakan Usman, ada empat titik kondisi jalan yang rusak parah. Bahkan di dua titik hampir tidak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.

"Paling kasian tu kadang anak-anak pergi sekolah, tau-taunyo balik ke rumah nangis, kerno dijalan terjatuh ke jalan berlumpur. Di kampung ini dak ado sekolah. Jadi harus keluar dari kampung dengan jalan sepanjang 2,7 Km," papar Usman.

Dengan musim penghujan seperti sekarang, ia sangat berharap adanya upaya pemerintah maupun para dermawan untuk memperbaiki jalan tersebut.

"Karno kasian samo anak-anak yang sekolah pak. Kami sebagai orang tuo untuk pergi kerjo pun kesulitan kalau jalannyo hancur dan berlubang seperti kini," katanya.

Di Kampung Lebuh sendiri terdapat lebih dari 90 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 250 orang.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments