Selasa, 9 Agustus 2022

Dana Transfer Daerah Berlebih, Silpa Tembus Rp 91 Miliar

Rabu, 05 Januari 2022 | 07:45:53 WIB


Bupati Sarolangun Cek Endra
Bupati Sarolangun Cek Endra / Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun menembus angka Rp 91 miliar.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, data yang disampaikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  realisasi belanja tahun anggaran 2021 sendiri mencapai 85 persen.

"Untuk Silpa Kabupaten Sarolangun sekitar 91 miliar dan mudah-mudahan itu bisa kita manfaatkan pada APBD-P nanti,l" kata Cek Endra, Selasa (4/1/2022).

Menurut CE, dana transfer daerah yang melebihi target 100 persen dari perencanaan, menyebabkan adanya Silpa atau dana lebih yang nantinya bisa digunakan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Sarolangun.

"Termasuk membuat peta tidak ada blank spot dengan dana-dana Silpa tadi, sisanya berbentuk transfer daerah," jelas Bupati.

Dikatakan CE, anggaran sisa tersebut juga bersumber dari sisa lelang di bawah anggaran. Namun sebagian besar berbentuk dana transfer daerah.

"Itu belum berbentuk anggaran OPD, tapi berbentuk dana transfer daerah yang berlebih dari apa yang kita catat atau perkiraan sebelumnya," jelasnya.

Sementara itu, untuk persiapan anggaran Covid-19 di tahun 2022, CE mengatakan, pihaknya belum menganggarkan dana dan masih menunggu kebijkan dari Departemen Kementerian Keuangan RI.

"Apakah nanti refocusing lagi, kita belum tahu atau diberikan dana khusus, karena sekarang inikan dampak corona ini secara nasional sudah menurun," ungkapnya.

Persiapan anggaran penanganan Covid-19 itu sendiri masih akan melihat kondisional dan belum ada petunjuk. "Kami belum melihat adanya perintah untuk pencanangan dana Covid-19 seperti tahun sebelumnya," katanya.

Sementara itu, pemanfaatan anggaran Covid-19 tahun 2021 lalu terealisasi berkisar 86 persen, yang digunakan sebagian besar untuk honor tenaga medis dan pelaksanaan vaksin.

"Ada pembelian peralatan APD, masker dan lain-lain, tapi sebagian besar untuk honor tenaga medis," katanya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments