Kamis, 26 Mei 2022

Kebutuhan Ikan di Pasar Sarolangun Capai 2 Ton Sehari

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:39:06 WIB


/ Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun mencatat, kebutuhan ikan yang harus dipenuhi pasaran mencapai 2 ton perhari.

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat, ikan harus disuplai dari provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Sumatera Barat.

"Petani kita belum siap mensuplai pasar di Sarolangun, yang dibutuhkan masyarakat itu sekitar 2 ton perharinya," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Sarolangun Dulmuin, Selasa (18/1/2022).

Menurut dia, kebutuhan ikan kini sebagian besar masih disuplai dari provinsi tetangga. Mengingat budidaya ikan di Sarolangun hanya mampu menutupi kebutuhan masyarakat sekitar tanpa ke pasaran.

"Bukan tidak ada budidaya, cuma hanya dijual di sekitarnya saja. Sehingga tidak sampai untuk disuplai ke pasar-pasar Sarolangun," ungkapnya.

Selain itu, untuk Balai Pembenihan Ikan (BPI) di Kabupaten Sarolangun masih terkendala lahan budidaya yang minim.

"Contohnya seperti di Limun, kita ketahui bahwa airnya sudah tidak bagus lagi untuk budidaya ikan. Karena sudah tercemar tambang ilegal," jelasnya.

Dia menceritakan, untuk lima kolam pembesaran ikan kini kurang berfungsi dengan baik karena tanggulnya sudah jebol dan belum juga diperbaiki.

"Ini menjadi kendala kita saat ini, kolam yang ada tidak bisa diandalkan lagi. Banyak tanggul yang jebol," ungkapnya.

Sementara itu, guna meningkatkan produksi ikan, pihaknya akan bekerjasama dengan Balai Pembenihan Air Tawar (BPAT) untuk membantu Unit Pembenihan Rakyat (UPR) yang ada di Sarolangun.

"Nanti akan kita temui BPAT, kalau saja ada bantuan benih ikan untuk UPR-UPR yang ada di Sarolangun," tutupnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments