Kamis, 26 Mei 2022

KNPI Tanjabbar Minta Dugaan Pemotongan Gaji Guru Honorer Ditindaklanjuti

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:12:55 WIB


Ferdiono
Ferdiono / Metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) belum lama ini menerima laporan terkait dugaan pemotongan gaji Guru Tidak Tetap (GTT) atau honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanjabbar.

Ketua Bidang Hukum KNPI Tanjabbar Ferdiono mengatakan, pihaknya menerima laporan dari sejumlah guru honorer terkait pemotongan gaji untuk triwulan keempat tahun 2021 lalu.

"Ada yang melapor ke kita juga kemarin terkait pemotongan gaji di triwulan keempat," kata Ferdiono, Selasa (18/1/2022).

Ferdiono menambahkan, pengakuan guru yang melapor ke KNPI Tanjabbar, pemotongan gaji tersebut tanpa ada pemberitahuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut Ferdiono, hal ini perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

"Kalau menurut yang lapor ke kita, gaji tiba-tiba terpotong pas menerima gaji yang masuk rekening. Nggak ada pemberitahuan dari dinas terkait pemotongan itu kepada para guru honorer ini," katanya.

Dikatakannya lagi, hal ini sangat menyayat hati para guru honorer yang gajinya di potong itu. Dirinya menyebutkan gaji diberikan tiga bulan sekali tetapi kena potong.

"Pemotongan gaji guru di triwulan keempat tersebut haruslah di sikapi segera, karena ini merupakan hak guru yang wajib dipenuhi oleh pemerintah," ujarnya.

Lebih lanjut Ferdiono mengatakan, pemerintah tidak boleh main-main dengan hal ini, karena kesejahteraan para guru honorer merupakan fokus dari pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Tanjungjabung Barat.

"Hari ini kita turun ke dinas pendidikan ingin klarifikasi terkait adanya info pemotongan gajih guru tidak tetap di Tanjungjabung Barat," tandasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments